23Oktober2017

Lolitsapi

Anda disini: Beranda >> Berita
bannerslider
bannerslider3

Berita Terkini Info Aktual

Monitoring & evaluasi kerjasama penyebaran bibit dan pejantan sapi PO di Kab Tuban dan Rembang

Loka Penelitian Sapi Potong  merupakan institusi Pemerintah yang mempunyai tupoksi untuk  menghasilkan bibit dan  inovasi teknologi sapi potong. Bibit dan pejantan sapi PO hasil penelitian sebagian telah disebarkan pada stakeholder melalui kegiatan kerjasama diseminasi dan pengembangan sapi potong.

Sapi PO sebagai salah satu plasma nutfah sapi potong lokal yang harus dipertahankan dan dikembangkan keunggulannya karena telah beradaptasi dengan baik pada kondisi pemeliharaan petani terutama di wilayah lahan kering.  Sapi PO tersebar luas di beberapa wilayah sentra sapi potong dengan populasi terbesar di pulau Jawa terutama di Jawa Timur. Perkembangan sapi PO saat ini sebagian besar masih terpusat di sepanjang pantai utara Jawa Timur sampai Jawa Tengah mulai kabupaten Lamongan, Bojonegoro, Tuban, Rembang dan Kabupaten Pati. Kabupaten Rembang Jawa Tengah merupakan salah satu Kabupaten  yang telah dijadikan sebagai wilayah sumber bibit sapi PO di Provinsi Jawa Tengah, selain kabupaten Kebumen dan Kabupaten Blora.

Untuk  mendukung pengembangan sapi PO di Jawa Timur dan Jawa Tengah, Loka Penelitian Sapi Potong telah melakukan kerjasama pengembangan  sapi PO menggunakan kandang kelompok model “Litbang Pertanian” dan introduksi pejantan unggul.

Di Kabupaten Rembang Jawa Tengah,  Loka Penelitian Sapi Potong bekerjasama dengan  3 (tiga) Kelompok tani di Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang Jawa Tengah  yaitu Kelompok tani  “Sidomakmur” Desa Kendalagung Kecamatan Kragan, Kelompok peternak “ Unggul” Desa Ngasinan Kacamata Kragan, dan Kelompok tani ternak “Sri Rejeki” Desa Sendang Waru Kec. Kragan. Bentuk kerjasamanya adalah pemanfaatan sapi PO sebanyak 33 ekor (30 ekor calon induk dan 3 ekor pejantan).

 Sedangkan di Kabupaten Tuban Jawa Timur, Loka Penelitian Sapi Potong melakukan  kerjasama pengembangan sapi potong (PO) dengan Politeknik Pertanian dan Peternakan (Poltana-Mapena), dan introduksi pejantan dengan kelompok peternak di Kec. Bancar dan Palang.

Bentuk kerjasama ini bukan hanya menyebarkan sapi saja akantetapi juga dilakukan monitoring dan evaluasi secara berkala. Hal ini perlu dilakukan karena selain menyebarkan produk berupa bibit sapi potong juga dilakukan introduksi dan aplikasi teknologi sapi potong yang telah dihasilkan kepada stakeholder. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat diperoleh data tentang aplikasi inovasi manajemen pemeliharaan sapi potong secara nyata di masyarakat. Sehingga nantinya setiap kendala yang dihadapi dapat segera ditemukan solusinya secara tepat. 

Beberapa foto kegiatan : 

  

  • Ditulis oleh Administrator
  • Dilihat: 23

Aksi Tanggap Bencana Balitbangtan terhadap Korban Erupsi Gunung Agung di Bali

Akibat bencana erupsi gunung agung diperkirakan sekitar 20.482 ekor sapi yang diungsikan. Agar kondisi sapi yang diungsikan tersebut tetap terjaga dan tidak mati maka Balitbangtan bergerak cepat untuk memberikan bantuan dalam rangka menyelamatkan kondisi ternak milik warga di pengungsian.

Pada hari Senin, 2 Oktober 2017,  Balitbangtan melalui tim di BPTP Bali telah menyerahkan bantuan dari Balitnak Ciawi  berupa 2 truk jerami untuk pakan, 11 lembar terpal berukuran 6 x 4 meter untuk atap kandang sementara, selang air 150 meter, dll. Pada saat yang sama juga melakukan kegiatan keswan (pemberian Vitamin dan pengobatan) terhadap 116 ekor sapi yang diungsikan di Lokasi kegiatan Model Pertanian Bio Industri Desa Bukti Kab. Buleleng.

Selanjutnya, pada hari Jumat, 6 Oktober 2017, Ibu Dr. Atien Priyanti  Kapuslitbang Peternakan di dampingi  Dr. Dicky Pamungkas Kepala Lolit Sapi Potong, Dr. Aji dari BB Lit Vet, Dr. I Made Rai Yasa BPTP Bali, Kabid Peternakan Dinas Pertanian Tabanan, Satgas penanggulan bencana,  UPT Peternakan Kec. Baturiti, dan Kelompok Seti Makmur menyerahkan bantuan pakan secara simbolis di Lokasi Pengungsian Ternak di Lokasi Kegiatan Model Pertanian Bio Industri Desa Antapan Kec. Baturiti Kab. Tabanan.  Bantuan dari Balitbangtan berupa 20 ton pakan komplit, obat-obatan sebanyak 1000 dosis, terpal, dan lainnya.

Bantuan pakan dan obat-obatan diprioritaskan untuk petani binaan yang mengungsi mau pun untuk ternak yang mengungsi di wilayah binaan, selebihnya diserahkan ke Satgas yang membidangi Peternakan dan Hewan.  Ini dillakukan untuk memudahkan pemantauan dan pengawasan.

 

Beberapa foto kegiatan:

  

 

  • Ditulis oleh Administrator
  • Dilihat: 35

Sub Kategori