Login to your account

Username *
Password *
Remember Me

Create an account

Fields marked with an asterisk (*) are required.
Name *
Username *
Password *
Verify password *
Email *
Verify email *
Captcha *
Reload Captcha

Loka Penelitian Sapi Potong mengikuti rapat koordinasi serta pendampingan Upsus Siwab TA 2019 pada tanggal 30 September – 3 Oktober (pendampingan di kabupaten/kota) dan 4-5 Oktober 2019 (rapat koordinasi) Upsus Siwab Provinsi Kalimantan Utara. Kepala Lolitsapi menugaskan lima orang mendukung acara ini yaitu Dr. Dicky Pamungkas, Ir Mariyono, M.Si, Dr. Aryogi, Dr. Peni Wahyu P dan M Luthfi, MP. Masing-masing personil bertugas di lima kabupaten/kota pendamping Upsus Siwab Kaltara yaitu Nunukan, Bulungan, Tarakan, Malinau, dan Tana Tidung.

Pendampingan tim Lolitsapi bersama Puslitbangnak berupa introduksi teknologi pada responden baru dan pengumpulan data progres introduksi teknologi pakan Minoxvit, Bioplus dan pengembangan indigofera. Tim juga melakukan pemantauan permasalahan dan upaya tindak lanjut dalam pelaksanaan introduksi teknologi dan pelaksanaan Upsus Siwab.

Rakor yang dilaksanakan pada tanggal 4-5 Oktober di Hotel Duta Tarakan, Kota Tarakan, Kalimantan Utara dihadiri oleh Sekretaris Nasional Upsus Siwab drh. Maidaswar, M.Si, Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kaltara, Kepala Dinas dan Penanggung Jawab Upsus Siwab Kabupaten/Kota se-Provinsi Kalimantan Utara.

Kepala DPKP Kaltara A.M. Santiaji Pananrangi, S.Ip., M.Si menekankan perlunya bekerja keras untuk meningkatkan populasi sapi potong. Kapuslitbangnak Dr. Atien Priyanti, M.Sc menyampaikan paparan Evaluasi Upsus Siwab Prov. Kaltara, dilanjutkan dengan paparan penanggung jawab Kab/Kota mengenai permasalahan yang dihadapi di lapangan.

Plasma nutfah sapi lokal Indonesia adalah salah satu sumber daya ternak yang sangat penting dan merupakan modal dasar yang diperlukan dalam mengembangkan industri peternakan, serta merupakan sumber daya genetik yang diperlukan untuk meningkatkan populasi sapi potong. Selain itu, plasma nuftah ternak juga merupakan sumberdaya genetik tak ternilai dan berpotensi besar untuk dimanfaatkan menjadi sumber pembentukan bibit unggul yang adaptif terhadap kondisi lokal di Indonesia.
Upaya yang dilakukan oleh dinas peternakan Kabupaten Trenggalek adalah menyelamatkan plasma nutfah sapi Galekan di Trenggalek. Upaya tersebut didukung oleh pemerintah provinsi Jawa Timur untuk memperkaya ragam plasma nutfah ternak  khas Jawa Timur, dengan diajukannya proposal pelepasan rumpun/galur sapi Galekan oleh Bupati Trenggalek. Selanjutnya pengajuan tersebut mendapat tanggapan positif dari Dirjen  Perbibitan dan Produksi Ternak dengan datangnya surat undangan pemaparan proposal pelepasan rumpun/galur sapi Galekan kepada Bupati Trenggalek. Sapi Galekan adalah salah satu ternak lokal asli Kabupaten Trenggalek , yang merupakan hasil domestikasi persilangan antara Sapi PO, Sapi Madura dan Sapi Bali.
Berdasarkan kondisi tersebut dikaitkan dengan telah diterbitkannya Peraturan Menteri Pertanian No.19/Permentan/OT.140/2/2008 yang telah diperbaharui dengan Permentan 117/Permentan/SR.140/10/2014 tentang “Penetapan dan/atau Pelepasan Rumpun atau Galur Ternak/Hewan” (Departemen Pertanian, 2008; Kementerian Pertanian, 2014), maka Sapi Galekan diajukan untuk ditetapkan sebagai salah satu rumpun/galur ternak dengan nama “Sapi Galekan”. Dengan ditetapkan Sapi Galekan sebagai suatu rumpun/galur ternak, maka dari aspek hukum sudah mempunyai legalitas dan pemerintah bersama masyarakat akan berupaya untuk terus menjaga keberadaannya, melestarikan dan mengembangkan, sehingga akan lebih memberi manfaat bagi dunia peternakan khususnya di Kabupaten Trenggalek dan Indonesia pada umumnya. Tim Lolitsapi turut akitf menjadi tim pendamping penetapan rumpun sapi Galekan dengan menugaskan peneliti breeding dan reproduksi Dr. Peni Wahyu P.

Tim Peneliti Loka Penelitian Sapi Potong diantaranya adalah Dr. Peni Wahyu P menghadiri rakor dan launching inovasi Balitbangtan di Auditorium Sadikin Sumintawikarta, Cimanggun-Bogor pada tanggal 21-24 Agustus 2019. Rakor dibuka oleh Menteri Pertanian RI didampingi oleh Kepala Balitbangtan, dan dihadiri oleh Kepala, Pejabat Struktural, perwakilan peneliti, dan penyuluh, Walikota Bogor, Bupati Sidrap dan Bupati Sumba Barat.

Acara ini berlangsung dalam upaya lebih membumikan inovasi teknologi pertanian Balitbangtan guna mempercepat hilirisasi produksi inovasi pertanian, sekaligus memperingati HUT Balitbangtan tanggal 26 Agustus 2019, Hari Kebangkita Nasional 10 Agustus dan HUT Kemerdekaan RI.

Menteri Pertanian dalam kesempatan ini menekankan agar inovasi teknologi produk Balitbangtan harus sampai ke petani/pengguna, sehingga dibutuhkan grand design yang besar sejak awal perencanaannya.

Tim Loka Penelitian Sapi Potong Jauhari Efendy, M.Si melakukan survey kelayakan dan bimbingan teknis di PT Cahaya Abadi Petani, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan ini dalam rangka kegiatan penyebaran bibit sapi potong untuk dikembangkan di berbagai wilayah melalui penerapan kawin alam menggunakan kandang kelompok Model Litbangntan.

PT Cahaya Abadi merupakan Badan Usaha Milik Petani (BUMP) yang didirikan tahun 2017 oleh Kelompok Tani Bukit Panti. Tujuan pendiriannya adalah untuk meningkatkan kemampuan, kemandirian dan kesejahteraan petani sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat oleh Pondok Pesantren Salafiyah Ushuluddin Martapura, Kalimantan Selatan.

PT CAP telah memiliki padang penggembalaan dan kandang kelompok kapasitas 300 ekor dengan sarana prasarana pendukung seperti kandang crush, gudang pakan, chopper, SDM tenaga kerja enam orang dan tenaga medis untuk program PKB, ATR dan penanganan masalah kesehatan.

Harapannya pengembangan sapi potong di PT CAP dapat menjadi media percontohan bagi masyarakat sekitar, khususnya bagi peteni-peternak.

Tim peneliti Loka Penelitian Sapi Potong Dr. Peni WP dan Almira P, M.Si melaksanakan perjalanan dinas ke Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu (LPPT) UGM dalam rangka analisis sekuensing pada Kamis, 5 September 2019 yang dilanjutkan dengan mengunjungi Laboratorium Genetika Molekuler, Fakultas Peternakan UGM pada Jumat, 6 September 2019.

Kunjungan pada LPPT UGM dalam rangka analisis sekuensing sampel hasil PCR gen FSHR sapi Jabres dan Sragen yang telah dilakukan di Laboratorium Genetika Molekuler Lolitsapi. Proses analisis sekuensing terdiri dari penerimaan sampel, purifikasi DNA, proses sekuensing, pembacaan hasil dan pengolahan hasil.

Teknik DNA sekuensing bermanfaat untuk mengentahui informasi genetik yang terdapat dalam DNA berupa urutan basa nukleotida (adenine, guenine, cytosine, dan thymine). Teknik sekuensing di LPPT UGM menggunakan metode Sanger dye terminator.

ZONA INTEGRITAS

http://sigap-upg.pertanian.go.id/
http://www1.pertanian.go.id/wbs/
Play Pause

Site Maps

APLIKASI LOLIT SAPI POTONG

VISITORS COUNTER

TodayToday183
YesterdayYesterday389
This_WeekThis_Week1703
This_MonthThis_Month7277
All_DaysAll_Days163438

 


(by AWStats )

266468
View Pages
2815511
Hits

Kunjungi media sosial kami :