Login to your account

Username *
Password *
Remember Me

Create an account

Fields marked with an asterisk (*) are required.
Name *
Username *
Password *
Verify password *
Email *
Verify email *
Captcha *
Reload Captcha

Pasuruan – Setelah melakukan Praktek Kerja Lapang (PKL) selama satu bulan di Loka Penelitian Sapi Potong tiga mahasiswa asal Universitas Islam Malang (Unisma) melaksanakan seminar hasil kegiatan PKL yang berlokasi di Ruang Bos sondaicus pada Selasa, 9 Oktober 2018. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Totok Dwi Ambodo, Dwiki Wahyu Darmawan dan Rahmat Dianto. Adapun materi yang di presentasikan berjudul Manajemen Pemeliharaan Sapi Peranakan Ongole (PO) di bawah bimbingan Hilmi Panca Fitriyadi, S.Pt.

PKL ini sendiri dilaksanakan sebagai upaya untuk memberikan pengalaman kerja secara langsung kepada mahasiswa, merasakan situasi lingkungan kerja, mengetahui rangkaian proses kerja, memperoleh pengetahuan serta dapat membandingkan pengetahuan yang diperoleh dari bangku kuliah dengan kondisi lapang yang sesungguhnya. Bagi Loka Penelitian Sapi Potong sendiri, PKL dapat menjadi ajang dari mahasiswa untuk memberikan masukan dan saran dari kondisi yang ada di lapangan serta dapat menguatkan kerjasama dengan kampus pendidikan.

Dalam seminar, beberapa peneliti yang turut hadir untuk memberikan saran dan masukan adalah Jauhari Efendy, S.Pt, M.Si, Frediansyah Firdaus, S.Pt, Alif Shabira Putri, S.Pt, dan Retno Widiyawati, S.Pt. Kegiatan diawali dengan paparan seminar oleh ketiga mahasiswa yang hadir, dilanjutkan dengan pemberian saran dan masukan dari peneliti yang hadir dan diakhiri dengan pemberikan masukan dari mahasiswa untuk kemajuan Loka Penelitian Sapi Potong. 

Yogyakarta – Loka Penelitian Sapi Potong mengikuti workshop pengelolaan i-Tani Pustaka yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian pada tanggal 26-28 September 2018 berlokasi di Hotel Arjuna Yogyakarta. Adapun peserta dari Loka Penelitian Sapi Potong adalah Petugas Jaslit Jauhari Efendy, S.Pt, M.Si dan Syahrul Bashor Romadhon.

Pada hari pertama Pak Bambang S. Sankarto dari subbidang Tata Kelola IT Pustaka Setjen  memberikan materi Potensi dan Tantangan Perpustakaan Kementan Berbasis Smartphone. Dilanjutkan paparan sesi ke dua oleh Kepala Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Labibah Zain, beliau memberikan materi tentang sejarah perkembangan informasi, manajemen, dan ide kreatif dalam mengelola perpustakaan di era digitalisasi.

Selanjutnya pada hari kedua, materi tentang i-Tani oleh Sulasmo Sudharno dari PT Woolu Aksaramaya selaku pengembang aplikasi tersebut. Beliau menyampaikan bahwa perpustakaan mempunyai peran yang sangat penting dalam mendukung perkembangan knowledge center pertanian di Indonesia. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik yang dibimbing oleh Irfan Adam dari PT Woolu Aksaramaya tentang bagaimana cara upload media publikasi berupa juknis, buku, leaflet yang bersumber dari UK/UPT masing-masing.

Cara kerja dari aplikasi i-Tani ini sendiri adalah pengunjung dapat meminjam koleksi yang ada di i-Tani dalam jangka waktu tertentu. File buku tersebut dapat didownload dan disimpan di aplikasi i-Tani. Berikutnya pembaca dapat menikmati koleksi yang dipinjam melalui aplikasi i-Tani dan akan berakhir sesuai dengan masa peminjaman secara otomatis. Aplikasi ini dikembangkan dengan teknologi DRM yang memberikan keamanan layaknya perpustakaan offline yang tetap mengedepankan hak cipta.

 

Tana Tidung – Dalam upaya untuk mengetahui perkembangan dan permasalahan kegiatan Upsus Siwab di Kab. Tana Tidung, Lolitsapi melakukan monitoring dan evaluasi. Kegiatan diawali dengan Rakor di Hotel Monaco pada tanggal 27-28 Agustus 2018 yang diikuti oleh Kepala Dinas, Petugas IB, Petugas Kesehatan, pendamping Puslitbangnak serta petugas dari perwakilan masing-masing Dinas Kab. Nunukan, Kab. Bulungan, Kota Tarakan, Kab. Malinau dan Kab. Tana Tidung.

Rakor dibuka langsung oleh Kapuslitbangnak didampingi oleh Kasubdin Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov. Kaltara. Di Kaltara sendiri total target IB 2.500, kebuntingan 1.670 dan kelahiran pedet 1.370.

Kegiatan pendampingan di Tana Tidung sendiri diawali dengan pertemuan bersama Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perkanan Kab. Tana Tidung Mohd. Idham Nur, S.Hut. Dilanjutkan dengan diskusi bersama Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan A. Ikhtaful Maskur, S.Pt dan Petugas IB Firman Yunianto tentang target dan realisasi IB, Kebuntingan melalui PKB secara rektal palpasi dan kelahiran pedet yang laporannya sudah masuk program i-SIKHNAS bersama dengan tim pendamping Puslitbangnak Drs. Lukman Affandhy S. dan Bayu Arta Ramadhan, S.pt  serta pendamping dari Provinsi Kaltara Heri Supriyatno, S.Pt di Kantor Dinas.

Beberapa solusi yang diberikan terkait dengan permasalahan yang terjadi di Kab. Tana Tidung diantaranya adalah perlunya kartu recording IB, PKB dan Kelahiran untuk memudahkan pengontorolan kawin berikutnya serta perlunya disediakan bank pakan dan legum untuk menambah asupan nutrient. Kegiatan diakhiri dengan pendampingan lapang dan monitoring kelompok tani ternak yang ada di Kab. Tana Tidung.

 

Kupang - Kepala Loka Penelitian Sapi Potong  Dr. Dicky Pamungkas memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Nusa Cendana (Undana). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Direktur PPS Undana dan dipandu oleh Kaprodi Peternakan Undana yang berlangsung pada Senin, 24 September 2018.

Dalam kesempatan ini Dr. Dicky Pamungkas  memberikan materi tentang mengurai problematika pengembangan sapi potong melalui sinergisme dan inovasi. "Saya menantang mahasiswa untuk tidak tinggal diam melihat fenomena yang terjadi di bidang pertanian/peternakan di NKRI. Mulai dari upaya peningkatan populasi, kebijakan Upsus Siwab, manajemen tradisional, implementasi teknologi dan pola distribusi hasil," ujar Dr. Dicky Pamungkas.

Kuliah umum yang dihadiri oleh 40 orang mahasiswa ini menggunakan konsep belajar  50% paparan dan 50% diskusi dengan durasi perkuliahan selama 3 jam.

 

Grati – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Dr. Ir. Muhammad Syakir, MS mengunjungi Lolitsapi pada Minggu, 9 September 2018. Kunjungan ini dalam rangka tinjauan terhadap pembangunan renovasi Laboratorium Reproduksi, rehabilitasi kandang, sarana prasarana dan lainnya. Selain itu, perhatian serius Kabadan juga diberikan terhadap pengembangan sapi Belgian Blue dengan resipien sapi Peranakan Ongole (PO) di Lolitsapi.

Dalam kunjungannya ke kandang percobaan, Kabadan melihat perkembangan kegiatan penelitian sapi potong, khususnya program TE sapi Belgian Blue. “Lolitsapi harus menjadi ahli dalam teknologi sapi potong, termasuk adanya teknologi baru seperti embrio transfer sapi Belgian Blue,” ujar M Syakir.

Berkaitan dengan riset, M Syakir memberikan arahan agar riset kelitbangan tidak dimulai dari nol, tetapi harus berkelanjutan disertai dengan fokus dan konsisten. Juga memberikan pesan agar hati-hati terhadap pengelolaan aset BMN untuk ternak, bagunan dan sarpras. Kabadan juga mengharapkan Lolitsapi untuk bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan baik. “Tingkatkan kerjasama dengan lembaga riset lainnya, baik itu perguruan tinggi maupun pihak swasta untuk menjawab permasalahan sesuai dengan isu terkini,” ujar M Syakir.

Dalam kunjungan ini pula, M Syakir mengapresiasi Lolitsapi sudah layak statusnya menjadi institusi setingkat Balai (Eselon 3) untuk lebih meningkatkan peran dan serta institusi dalam kiprahnya terhadap swasembada daging nasional. “Karena lembaga kita (Lolitsapi) adalah satu-satunya lembaga di bidang riset sapi potong di Indonesia,” ungkap M Syakir.

ZONA INTEGRITAS

UGP
WBK
Play Pause

APLIKASI LOLIT SAPI POTONG

VISITORS COUNTER

TodayToday63
YesterdayYesterday238
This_WeekThis_Week301
This_MonthThis_Month3793
All_DaysAll_Days40505

 


(by AWStats )

5173
View Pages
35302
Hits

Kunjungi media sosial kami :