Login to your account

Username *
Password *
Remember Me

Create an account

Fields marked with an asterisk (*) are required.
Name *
Username *
Password *
Verify password *
Email *
Verify email *
Captcha *
Reload Captcha

Probolinggo – Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapi) diwakili oleh Dr. Aryogi menjadi narasumber sosialisasi kegiatan Pengembangan Kawasan Peternakan dan Perbibitan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 15 Agustus 2018 di Kelompok Tani Ternak (KTT) Adil Makmur, Desa Tongas Tengah, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.

“KTT ini masih sangat konsisten mengembangkan sapi potong Peranakan Ongole (PO), sehingga ditetapkan oleh Dinas PKH Kab. Probolinggo sebagai KTT pelestari dan pengembang Plasma Nutfah sapi potong lokal PO,” ujar Aryogi.

Acara ini dihadiri oleh 40 orang anggota kelompok didampingi oleh Sekretaris Dinas, Seksi Perbibitan dan Petugas IB Kecamatan Tongas. Dr. Aryogi dalam kesempatan ini menyampaikan materi Tata Laksana Perbibitan Sapi PO dan Persiapan Wilayah Perbibitan Sapi PO.

Usai paparan materi, kegiatan pun berlangsung dalam sesi diskusi. Adapun permasalahan utama yang saat ini masih dihadapi oleh peternak yaitu nilai Service per Conception (S/C) Inseminasi Buatan (IB) yang masih tinggi serta terjadi kelangkaan pakan saat musim kemarau.

Melihat permasalahan tersebut, maka solusi yang ditawarkan adalah secara swadaya atau minta bantuan kepada Dinas PKH Kab. Probolinggo untuk mengadakan pejantan sebagai pemacek apabila sapi induk telah di IB lebih dari dua kali namun belum bunting. Sedangkan untuk menjawab permasalahan di musim kemarau, maka direkomendasikan untuk menanam indigofera sebagai Hijauan Pakan Ternak (HPT) berkualitas.

Cibinong – Sebanyak tiga orang Calon Peneliti Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapi) bersama dengan 32 orang lainnya dalam satu lingkup Calon Peneliti Badan Litbang Kementerian Pertanian mengikuti Pelatihan Pembentukan Jabatan Fungsional Peneliti di Pusbindiklat LIPI. Kegiatan ini berlangsung di Gedung K. 101 Pusbindiklat LIPI pada tanggal 13 – 16 Agustus 2018. Ketiga Calon Peneliti tersebut adalah Frediansyah Firdaus, S.Pt, Retno Widiyawati, S.Pt, dan Alif Shabira Putri, S.Pt.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Dr. Laksana Tri Handoko selaku Kepala LIPI yang memberikan empat pesan untuk bisa diaplikasikan oleh Calon Peneliti yang hadir ketika nanti sudah resmi menjadi seorang peneliti. “Peserta harus memahami bahwa kehadirannya disini adalah sebagai generasi peneliti Indonesia, maka harus bisa mengoptimalkan umur produktif yang saat ini dimiliki,” ujar Laksana.

Laksana juga memberikan pesan agar nanti bisa segera melanjutkan kuliah ke jenjang gelar yang lebih tinggi. Karena kedepan, syarat minimal seorang peneliti adalah harus sudah memperoleh gelar S2, hal ini demi meningkatkan kompetensi dan profesionalisme peneliti. Ketiga peneliti harus bisa berkolaborasi dengan lembaga lainnya, sehingga bisa tercapai percepatan dan efisiensi dalam mencapai tujuan. Terakhir peneliti harus memiliki track record yang baik.

Pasuruan - Dalam rangka memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-73 tahun 2018, Loka Penelitian Sapi Potong mengadakan berbagai lomba. Dikomandoi langsung oleh Andi Mulyadi, SP selaku ketua panitia, kegiatan berlangsung pada Jumat, 10 Agustus 2018 berlokasi di halaman kantor Lolitsapi diikuti oleh seluruh pegawai Lolitsapi.

Beberapa bagian yang berkontribusi dalam lomba diantaranya adalah peneliti, kandang percobaan, kebun percobaan, pelayanan tekns, laboratorium, BMN, tata usaha dan jasa penelitian. Adapun berbagai lomba yang dilaksanakan adalah lomba makan kerupuk, lomba tarik tambang, lomba futsal, lomba bulutangkis, dan lomba tenis meja.

Dr. Dicky Pamungkas selaku Kepala Lolitsapi mengungkapkan bahwa beragam kegiatan yang dilaksanakan adalah dalam upaya menghargai perjuangan para pahlawan untuk meraih kemerdekaan. “Kita sebagai generasi penerus perjuangan sudah sewajarnya mengisi kemerdekaan dengan energi positif untuk kesinambungan pembangunan di berbagai bidang dan aspek kehidupan,” ujar Dicky.

Merdeka harus diterjemahkan dengan kebebasan berpikir dan berbuat sesuatu untuk kemajuan bangsa yang dituangkan melalui kerja cerdas, kerja tuntas, kerja mawas dan kerja ikhlas.

Sementara itu, berkaitan dengan gelaran Asian Games yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, Dicky mengungkapkan dukungannya untuk Asian Games serta berharap acara tersebut dapat terselenggara dengan sportif, mengedepankan solidaritas bangsa Asia. Serta menekankan bahwa kemenangan bukan menjadi tujuan utama, tetapi yang penting adalah semangat juang, rasa persatuan, dan memelihara silaturahmi.

Saat ini, permintaan akan teknologi tepat guna sudah semakin pesat dengan ritme persaingan yang cukup ketat baik antar lembaga Litbang maupun dunia usaha. Oleh karena itu Litbang dituntut untuk selalu menghasilkan teknologi inovatif (invensi) dan melakukan perlindungan dalam bentuk Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Perlindungan tersebut sangat diperlukan untuk melindungi invensi dari hal-hal yang tidak diinginkan, dan juga untuk melindungi industri yang melisensi agar mempunyai kekuatan hukum dalam pengembangan komersialisasinya. Hal ini sangat penting karena kepemilikan HKI dan kerjasama lisensi dengan dunia usaha merupakan salah satu  indikator keberhasilan lembaga Litbang.

Rendahnya jumlah paten di antaranya disebabkan oleh belum tingginya tingkat kesadaran inventor terhadap pentingnya perlindungan hasil karya atau ide kreatifnya serta masih kurangnya kemampuan inventor dalam melakukan drafting paten secara baik. Selain itu, kemampuan penelusuran prior art juga masih rendah.

Menanggulangi hal tersebut, maka Badan Litbang Kementerian Pertanian menyelenggarakan kegiatan Penyusunan dan Pengelolaan Kekayaan Intelektual di IPB International Convention Centre (7-10 Agustus 2018), Bogor. Kegiatan diisi dengan asistensi penyusunan draft paten bagi inventor Balitbangtan. Melalui kegiatan asistensi ini diharapkan dihasilkan 30 draft paten baru Balitbangtan yang dapat didaftarkan ke Ditjen HKI.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian (Balai PATP), Dr. Ir. Retno Sri Hartati Mulyandari, M.Si, menyatakan sangat bangga dengan kinerja peserta bimtek HKI kali ini. “Sebagai UPT pengelola HKI dan alih teknologi Balitbangtan, Balai PATP akan terus mengupayakan agar proses pendaftaran HKI dapat lebih ditingkatkan baik secara kualitas maupun kuantitas, serta mengupayakan percepatan proses perlindungan HKI-nya,” tegas Retno. Kegiatan ini sendiri diikuti oleh seluruh perwakilan UK/UPT lingkup Balitbangtan. Adapun dari Lolitsapi yang hadir yakni M Luthfi, MP selaku peneliti Lolitsapi.

Pasuruan. Balitbangtan Kementan merealisasikan tahun 2018 sebagai tahun perbenihan/perbibitan. Salah satu program unggulannya adalah melakukan diseminasi / penyebaran bibit unggul sapi potong ke stakeholder di seluruh Indonesia yang memenuhi syarat.

Pada bulan ini Loka Penelitian Sapi Potong melakukan kegiatan diseminasi calon Induk dan Pejantan unggul sapi PO (Peranakan Ongole) ke wilayah Kalimantan Utara dan Kalimantan Tengah yang berjumlah 22 ekor. Stakeholder penerima diwakili oleh Dinas Peternakan masing-masing provinsi untuk memudahkan proses pengawasan dan pengamatan data berikutnya.

Nantinya sapi PO ini di lokasi stakeholder akan dipelihara dengan teknologi manajemen pemeliharaan yang dihasilkan oleh Lolitsapi, seperti kandang kelompok model litbangtan, pemberian pakan ransum seimbang sesuai dengan potensi lokal, dan teknologi perkawinan satu tahun satu anak. Diharapkan nantinya sapi PO ini akan dapat berkembang dengan baik dan memberikan kontribusi dalam program penambahan populasi sapi potong di wilayah Kalimantan.

 

ZONA INTEGRITAS

UGP
WBK
Play Pause

APLIKASI LOLIT SAPI POTONG

VISITORS COUNTER

TodayToday94
YesterdayYesterday191
This_WeekThis_Week285
This_MonthThis_Month3939
All_DaysAll_Days26366

 


(by AWStats )

5173
View Pages
35302
Hits

Kunjungi media sosial kami :