Login to your account

Username *
Password *
Remember Me

Create an account

Fields marked with an asterisk (*) are required.
Name *
Username *
Password *
Verify password *
Email *
Verify email *
Captcha *
Reload Captcha

Grati, 11 Januari 2018. Program swasembada daging sapi masih menjadi program Kementerain Pertanian. Populasi sapi potong yang cukup besar menjadi potensi yang harus terus dikembangkan agar program tersebut bisa tercapai. Beberapa program dilakukan secara terus menerus untuk mencapai tujuan tersebut, salah satunya adalah upaya khusus sapi induk wajib bunting (UPSUS SIWAB).

Melihat kondisi peternakan di Indonesia seperti di atas maka mahasiswa fakultas peternakan Universitas Islam Balitar mempunyai keinginan untuk mengembangkan potensi diri dengan melakukan study banding ke Loka Penelitian Sapi Potong. Hal ini perlu dilakukan agar mahasiswa mempunyai pengalaman lebih dalam hal manajemen pemeliharaan sapi potong sebelum nantinya terjun ke masyarakat sebagai pelaku dalam bidang peternakan sapi potong.

Bukan hanya study banding yang menjadi tujuan utama kunjungan ke Lolitsapi. Akan tetapi ada tindak lanjut dari kegiatan tersebut, yaitu perjanjian kerjasama kegiatan penelitian dan magang mahasiswa untuk ke depannya.

Grati, 25 Oktober 2017. Semakin berkurangnya pemuda yang mencintai pertanian menjadi perhatian tersendiri bagi pendidik disekolah. Salah satu program yang dilakukan oleh TK Ar Rahmat Kota Pasuruan adalah menumbuhkan kecintaan akan pertanian melalui kegiatan belajar di luar kelas. Bentuk kegiatan ini adalah melalui kunjungan ke lokasi pertanian dan peternakan yang ada disekitar sekolah.

Loka Penelitian Sapi Potong menjadi pilihan yang tepat bagi siswa-siswi TK untuk mengenal lebih dekat dengan jenis sapi potong yang ada di Indonesia. Sebanyak 47 siswa- siswi bersama gurunya berkunjung ke kandang percobaan Lolitsapi untuk edukasi kepada siswa siswi tentang sapi potong yang ada di Indonesia. Diharapkan dengan kegiatan ini akan menumbuhkan rasa kecintaan siswa-siswi terhadap pertanian dan menjadi penerus bangsa yang cinta pertanian Indonesia. 


 

23-26 Agustus 2017. Sebanyak delapan mahasiswa S2 dan dosen program studi ilmu peternakan Universitas Nusa Cendana Kupang  mengunjungi Loka Penelitian Sapi Potong. Tujuan para mahasiswa tersebut adalah untuk memperdalam ilmu peternakan yang selama ini mereka pelajari secara teori di bangku kuliah. Latar belakang mahasiswa S2 ini cukup beragam seperti dari dosen muda, pegawai pemerintah, peneliti, dan wiraswasta.

Selama di Lolitsapi para mahasiswa mendapatkan materi tentang manajemen pemeliharaan sapi potong, kesehatan dan reproduksi sapi potong, nutrisi pakan ternak, kunjungan ke kandang dan kebun percobaan lolitsapi. Diharapkan nantinya selain mendapatkan materi para mahasiswa juga mendapatkan praktek langsung tentang manajemen pemeliharaan sapi potong yang efektif dan efisien. Sehingga nantinya dapat menjadi referensi untuk pengembangan sapi potong di wilayah indonesia timur dan menjadi bahan untuk mengerjakan tugas akhir program pasca sarjana.

Foto Kegiatan:

Grati, 18-19 September 2017. Loka Penelitian Sapi Potong mendapatkan suntikan semangat untuk terus berjuang dalam mengemban tugas penelitian dalam rangka mengembangkan potensi dan mutu genetik sapi potong di Indonesia. Semangat itu datang dari Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan Dr. Atien Priyanti yang melakukan kunjungan ke Lolitsapi. Kedatangan Kapuslitbangnak ke Lolitsapi bersama dengan Direktur Utama (Dirut) PT. Karunia Alam Sentosa Abadi (KASA) Lampung yaitu Bapak Ir. Didiek Purwanto, M.Si. yang bergerak dalam usaha penggemukan sapi potong (feedloter).

 Bapak Didiek Purwanto sengaja dihadirkan ke Lolitsapi agar dapat memberikan masukan sekaligusmenyempurnakan desain salah satu unit kandang percobaan di Lolitsapi yang akan direnovasi pada tahun 2018 mendatang. Salah satu harapan dan keinginan Kapuslitbangnak agar kandang percobaan di Lolitsapi dilengkapi dengan coral working  guna memudahkan manajemen sebagaimana yang ada di PT. KASA. 

  Selain terkait infrastruktur dan program penelitian, Kapuslitbangnak juga memberikan pengarahan dan motivasi kepada seluruh pegawai Lolitsapi baik yang berstatus PNS maupun tenaga harian lepas (THL) atau tenaga kontrak. Beliau menyampaikan bahwa seluruh pegawai di lingkup Balitbangtan harus mematuhi segala peraturan yang telah ditetapkan. Beberapa peraturan tersebut diantaranya tentang kedisiplinan yang telah dikeluarkan oleh Kementerian PAN-RB. Peraturan kepegawaian yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian juga harus diterapkan karena terkait dengan tanggung jawab dan tupoksi pegawai dalam pelaksanaan tugas harian. Salah satu kewajiban yang harus dilakukan khususnya oleh PNS di Lolitsapi adalah mengisi e-personal, i-kinerja, dan SAKIP. Dukungan dari kepala bagian dan kepegawaian kepada seluruh pegawai juga perlu dilakukan karena terkait dengan penggunaan teknologi informasi dalam pengisian aplikasi tersebut.

Grati, 27 Juli 2017. Sebanyak 55 orang peternak sapi potong yang terdiri dari perangkat desa dan Dinas terkait mengunjungi Loka Penelitian Sapi Potong. Tujuan dari para peternak tersebut tidak lain adalah untuk menambah ilmu dan sharing informasi tentang manajemen sapi potong dan teknologi terkini untuk meningkatkan efisiensi pemeliharaan sapi potong. Bukan karena kebetulan Loka Penelitian Sapi Potong dipilih sebagai tempat study banding para peternak desa Jerukgulung karena komoditas yang dipelihara para tamu juga sapi potong lokal yaitu sapi PO.

Para tamu diterima oleh kepala Lolitsapi Dr. Ir. Dicky Pamungkas, M.Sc dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa secara garis besar model pemeliharaan sapi potong terbagi dalam dua jenis yaitu pembibitan dan penggemukan. Model pembibitan memiliki tujuan utama untuk perbanyakan atau menghasilkan pedet sedangkan penggemukan bertujuan untuk mendapatkan profit dalam jangka waktu yang lebih pendek. Setelah sambutan para tamu dipersilahkan untuk berkunjung ke kandang percobaan bersama kepala kandang Sugiyane Mahaputra, S.Pd. 

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi tentang sapi potong di ruang pertemuan Bos sondaicus bersama peneliti Jauhari Efendy, S.Pt, MP dan Pritha Kartika S, S.Pt. Beberapa pertanyaan yang diajukan oleh para tamu cukup menarik untuk dibahas. Salah satunya adalah tentang cara penggemukan sapi potong yang menguntungkan yaitu dengan memanfaatkan potensi pakan yang murah disekitar peternak dan pemilihan bakalan yang tepat. Selain itu manajemen pemeliharaan sapi potong yang tepat dan efisien agar kandang tidak berbau, kawin tepat waktu dan menjaga kesehatan ternak adalah kunci untuk kesuksesan dalam memelihara sapi potong.

Foto Kegiatan:

ZONA INTEGRITAS

UGP
WBK
Play Pause

APLIKASI LOLIT SAPI POTONG

VISITORS COUNTER

TodayToday5
YesterdayYesterday83
This_WeekThis_Week5
This_MonthThis_Month3107
All_DaysAll_Days15558

 


(by AWStats )

5173
View Pages
35302
Hits

Kunjungi media sosial kami :