27April2017

Lolitsapi

Anda disini: Beranda >> Publikasi >> Jurnal Ilmiah
bannerslider
bannerslider3

Jurnal

Folicle Development and FSH Secretion Pattern of Ongole Crossbred Cow With Natural Twin Birth History

A research was done to obtain basic data .'bour influence of natural twin birth history on reproduction of Ongolc crossbred (PO) cow. as a basic consideration in utilizing twin gcnctic potency to increase beef production The research was done tor three estrus cycles respectively, and consists of two activities. The first activity was done in Beef Cattle Re^eareh Si a lion (BCReS) at (¬°rati sub-district, Pa sunt an district hast Java, to observe numher and development of follicle often cows with natural twin birth history (TP) ami ten cows with single birth history (SP) In this activil ultra sonography tUSG) equipment was used Hie second activity was done in BCReS and in the Faculty of Veterinary Airlanpga University at Surabaya, to observe concentration and profile of FSH using Bovine Blood Serum kii and IRMA method of five cows with TP and five PO cows with SP Data obtained were analyzed using Chi-square test, t-icst and descriptive presentation Result shows Uial 23.33% of cows with TP produced two dominant (de Graf) follicles m an estrm cycle and significantly (P < Ofil) higher FSH secretion concentration 11.26 3.13 limes) than that of cows with SP. It is concludcd that PO cows with TP can produces more dian one de (iraf follicles in an estius cycle and ii has very- high sccrction Concentration level of FSII. Key Words: Twin Births. PO Cow. follicle. FSH

Download

  • Ditulis oleh Administrator
  • Dilihat: 759

Karakter Genetik Protein Membran Virus Avian Influenza Subtipe H5NI

Hasil penelitian menunjukkan bahwa virus Al subtipe H5N1 yang dianalisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa virus Al di Indonesia terus bermutasi terutama pada protein membran virus. Mutasi yang terjadi adalah spesifik pada virus Al tahun 2009 yaitu pada gen HA dan pada gen NA, virus Al tahun 2009 memiliki mutasi yang spesifik seperti yang dimiliki oleh virus Al tahun 2008 asai ayam buras. Virus yang dianalisis menunjukkan bahwa mutasi yang terjadi bersifat non sinonim dan tidak disebabkan karena tekanan vaksinasi. Enam virus tahun 2009 yang dianalisis juga menunjukkan resisten terhadap amantadin yang ditunjukkan oleh adanya mutasi pada protein M2. Meskipun wabah avian influenza subtipe H5N1 pada unggas telah berkurang, namun virus ini terus bermutasi sehingga monitoring sirkulasi virus ini masih harus terus dilakukan untuk mengetahui kemungkinan peningkatan keganasan virus serta memperbaharui seed vaksin yang sesuai dengan virus yang bersirkulasi di lapangan.

Download

  • Ditulis oleh Administrator
  • Dilihat: 841