Login to your account

Username *
Password *
Remember Me

Create an account

Fields marked with an asterisk (*) are required.
Name *
Username *
Password *
Verify password *
Email *
Verify email *
Captcha *
Reload Captcha

Probolinggo – Loka Penelitian Sapi Potong memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Teknologi Sapi Potong mendukung Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) di Kota Probolinggo. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 5 Desember 2018 berlokasi di Kelompok Tani Ternak Bangun Jaya, diikuti oleh 50 orang peternak dan 20 orang tim dari Dinas Peternakan Kota Probolinggo.

Bimtek dibuka langsung oleh Kepala Lolitsapi Dr. Dicky Pamungkas, M.Sc didampingi oleh Kabid Peternakan Suryanto, M.Si. Bimtek kali ini ditargetkan untuk dapat meningkatkan skill peternak seiring dengan transfer teknologi yang diberikan sehingga diharapkan dapat meningkatkan angka kebuntingan dan kelahiran sapi potong di Kota Probolinggo.

Adapun bimtek yang diberikan adalah Inovasi Teknologi Recording berbasis android “SIDIK” oleh Dr. Hartati, inovasi teknologi kebuntingan sapi potong oleh M Luthfi, MP, inovasi teknologi pakan ternak mendukung UPSUS SIWAB oleh Risa Antari, Ph.D, inovasi teknologi formulasi ransum oleh Frediansyah Firdaus, S.Pt dan inovasi teknologi pembuatan mineral blok oleh Alif Shabira Putri, S.Pt. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab seputar UPSUS SIWAB dan permasalahan yang dihadapi dalam manajemen pemeliharaan sapi potong serta dilakukan pula foto bersama.

Grati – Loka Penelitian Sapi Potong bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan mengadakan Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pendampingan UPSUS SIWAB Kab. Pasuruan pada Selasa, 04 Desember 2018 berlokasi di Ruang Boss sondaicus, Loka Penelitian Sapi Potong. Dalam acara ini hadir Kepala Lolitsapi Dr. Dicky Pamungkas, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kab. Pasuruan dan Kabid Produksi Ari Widodo.

Acara diawali dengan pemaparan materi Inovasi Hasil Penelitian Nutrisi dan Pakan Ternak oleh Risa Antari, Ph.D dan Inovasi Teknologi Reproduksi oleh M Luthfi, MP yang dimoderatori oleh Dr. Hartati. Dilanjutkan dengan paparan materi Laporan Koordinasi, Pendampingan/Supervisi Kegiatan UPSUS SIWAB di Wilayah Kab. Pasuruan oleh Drs. Lukman Affandhy dan ditutup dengan rumusan oleh Ari Widodo.

Ari Widodo melaporkan bahwa pencapaian kinerja UPSUS SIWAB telah mencapaian 124% untuk IB, 66,62% untuk Kebuntingan dan 52,55% untuk tingkat kelahiran. Lukman Affandhy dalam kesempatan ini, mengungkapkan bahwa hasil evaluasi dan koordinasi ini akan kami jadikan rekomendasi untuk dilaporkan kepada Puslitbangnak. Harapannya kedepan, akan terpenuhi kinerja yang lebih baik lagi dari Program UPSUS SIWAB yang digulirkan di Kab. Pasuruan sehingga dapat meningkatkan taraf ekonomi peternak.

Beberapa foto kegiatan :

 

Probolinggo, 15 mei 2018. Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapi) bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo mengadakan sosialisasi recording untuk uji performans dan denfarm inovasi Balitbangtan mendukung program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB). Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Kelurahan Sumber Taman pada Selasa (15/5).

Dr. Dicky Pamungkas, M.Sc selaku Kepala Lolitsapi mengapresiasi peternak di Sumber Taman, khususnya Kelompok Bangun Jaya atas semangat dan dedikasinya dalam memelihara sekaligus aktif melaksanakan pembibitan sapi Peranakan Ongole (PO). "Sapi putih ini adalah sapi unggul yang memiliki kualitas daging yang mumpuni. Berkaitan dengan Upsus Siwab, jika bapak ibu memiliki induk sapi yang setiap tahun bisa melahirkan. Itu eman-eman jika dijual," ungkap Dicky.

Dicky pun mengungkapkan tekadnya untuk selalu bisa mendampingi peternak di Kota Probolinggo ini. Beberapa teknologi hasil riset Lolitsapi tak lupa dikenalkan kepada seluruh peternak. Diantaranya adalah alat mendeteksi kebuntingan sapi dengan waktu deteksi selang satu atau dua Minggu setelah dikawinkan atau di IB. "Kalau pak Mantri, tiga bulan diperiksakan. Satu atau dua Minggu setelah di IB bisa dideteksi apakah jadi atau tidak," jelas Dicky.

Beberapa teknologi lainnya adalah aplikasi recording sapi "SIDIK". Pembuatan Silase, pemanfaatan urea molases block, dan pengoptimalan hijauan sumber energi dan protein.

Selain bimbingan teknis oleh Lolitsapi, dalam gelaran acara ini dibagikan juga Surat Keterangan Layak Bibit (SKLB) Ternak Sapi Potong. Suryanto, M.Si selaku Kepala Bidang Produksi, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo mengungkapkan bahwa dengan memiliki SKLB, maka harga bibit sapi yang peternak miliki lebih mahal daripada yang tidak punya.

"Sapi PO adalah aset nasional yg harus kita lestarikan. Ternak bapak ibu semua yang sudah layak bibit. Anaknya dipeliharanya dengan baik. Jika ada event provinsi. Akan kita bawa untuk diikutsertakan dalam kontes," tutup Suryanto.

Kegiatan ini diakhiri dengan peninjauan sapi potong milik peternak, dan bimbingan teknis oleh Peneliti Lolitsapi yang hadir. Dalam acara yang diikuti 80 orang peternak di Kota Probolinggo, dihadiri pula oleh Peneliti Lolitsapi Drs. Lukman Affandhy, Dr. Yenni N A, Dr. Hartati, M Luthfi, M.P. Hadir pula mendampingi Sekretaris Lurah Miskadi.

Beberapa foto kegiatan :

 

Hadirkan teknologi untuk mendeteksi kebuntingan dini pada sapi dalam upaya mendukung program Upsus Siwab

 

Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) masih menjadi fokus utama pemerintah dalam rangka

meningkatkan populasi sapi potong dalam negeri. Berbagai penelitian dan inovasi terus dilakukan untuk mendukung program ini. 

Dituturkan Atien Priyanti Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak)  Balitbangtan, Kementerian Pertanian, Upsus Siwab merupakan program pemerintah dalam upaya meningkatkan populasi sapi potong dan sudah dicanangkan sejak tahun lalu. Puslitbangnak mendukung Upsus Siwab salah satunya melalui Loka Penelitian Sapi Potong Grati (Lolitsapi),  Pasuruan, Jawa Timur.“Peran  Puslitbangnak  lebih kepada mengakselerasi  Lolitsapi dalam rangka menghasilkan inovasi – inovasi untuk Upsus Siwab,” tuturnya.

Selain itu dalam mendukung program Upsus Siwab, Puslitbangnak membuat demfarm sapi potong di Kalimantan Utara yang tersebar di 5 Kabupaten. “Salah satunya di Kabupaten Bulungan yang populasi sapi potongnya lebih banyak dibandingkan empat kabupaten lainnya dan kita introduksi inovasi dari Lolitsapi,” paparnya

Informasi lebih lengkap klik disini

Sumber berita Trobos.com

Malinau - Sebagai upaya mensukseskan Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB), tim Puslitbangnak melaksanakan pendampingan dan Bimtek di Kab. Malinau, Kalimantan Utara. Tim Puslitbangnak diwakili peneliti dari Puslitbangnak Prof. Ismeth Inounu dan Dr. Ratna Ayu Saptati, serta tim dari Lolitsapi Drs. Lukman Affandhy dan Dr. Ir. Aryogi, M.P.

Kegiatan dimulai dengan melaksanakan pra potensi dan kendala pelaksanaan UPSUS SIWAB. Selanjutnya dilangsungkan koordinasi dengan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Bulungan dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Malinau Drs. Hendris Damus, M.Si.

Bimtek berlangsung di Kompleks Perkantoran Bupati Malinau yang diikuti oleh seluruh PPL, Kepala Desa, Ketua Kelompok Peternak dan tim UPSUS SIWAB Kab. Malinau sebanyak total 42 peserta.

Bimtek ditutup dengan melakukan cek lapangan performans sapi induk dan pedet, cek kelayakan resipien IB dan sinkronisasi birahi. Aryogi mengungkapkan peluang pengembangan sapi potong di Malinau sangat besar. "Namun penyebaran penduduk yang sangat luas serta skill dan penderasan inovasi teknologi yang masih sangat minim merupakan kendala yang saat ini dihadapi," ujar Aryogi.

Melihat kondisi ini, pendampingan secara intensif tentang budidaya sapi sistem umbaran, serta percepatan penderasan informasi dan teknologi harus segera dilakukan (ASP/FF/Lolitsapi).

Beberapa foto kegiatan :

      

ZONA INTEGRITAS

http://sigap-upg.pertanian.go.id/
http://www1.pertanian.go.id/wbs/
Play Pause

Site Maps

APLIKASI LOLIT SAPI POTONG

VISITORS COUNTER

TodayToday222
YesterdayYesterday368
This_WeekThis_Week1187
This_MonthThis_Month4019
All_DaysAll_Days56522

 


(by AWStats )

266468
View Pages
2815511
Hits

Kunjungi media sosial kami :