Login to your account

Username *
Password *
Remember Me

Create an account

Fields marked with an asterisk (*) are required.
Name *
Username *
Password *
Verify password *
Email *
Verify email *
Captcha *
Reload Captcha

Loka Penelitian Sapi Potong bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo Menggelar Bimtek untuk Mensukseskan Upsus Siwab

Probolinggo, 15 mei 2018. Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapi) bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo mengadakan sosialisasi recording untuk uji performans dan denfarm inovasi Balitbangtan mendukung program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB). Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Kelurahan Sumber Taman pada Selasa (15/5).

Dr. Dicky Pamungkas, M.Sc selaku Kepala Lolitsapi mengapresiasi peternak di Sumber Taman, khususnya Kelompok Bangun Jaya atas semangat dan dedikasinya dalam memelihara sekaligus aktif melaksanakan pembibitan sapi Peranakan Ongole (PO). "Sapi putih ini adalah sapi unggul yang memiliki kualitas daging yang mumpuni. Berkaitan dengan Upsus Siwab, jika bapak ibu memiliki induk sapi yang setiap tahun bisa melahirkan. Itu eman-eman jika dijual," ungkap Dicky.

Dicky pun mengungkapkan tekadnya untuk selalu bisa mendampingi peternak di Kota Probolinggo ini. Beberapa teknologi hasil riset Lolitsapi tak lupa dikenalkan kepada seluruh peternak. Diantaranya adalah alat mendeteksi kebuntingan sapi dengan waktu deteksi selang satu atau dua Minggu setelah dikawinkan atau di IB. "Kalau pak Mantri, tiga bulan diperiksakan. Satu atau dua Minggu setelah di IB bisa dideteksi apakah jadi atau tidak," jelas Dicky.

Beberapa teknologi lainnya adalah aplikasi recording sapi "SIDIK". Pembuatan Silase, pemanfaatan urea molases block, dan pengoptimalan hijauan sumber energi dan protein.

Selain bimbingan teknis oleh Lolitsapi, dalam gelaran acara ini dibagikan juga Surat Keterangan Layak Bibit (SKLB) Ternak Sapi Potong. Suryanto, M.Si selaku Kepala Bidang Produksi, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo mengungkapkan bahwa dengan memiliki SKLB, maka harga bibit sapi yang peternak miliki lebih mahal daripada yang tidak punya.

"Sapi PO adalah aset nasional yg harus kita lestarikan. Ternak bapak ibu semua yang sudah layak bibit. Anaknya dipeliharanya dengan baik. Jika ada event provinsi. Akan kita bawa untuk diikutsertakan dalam kontes," tutup Suryanto.

Kegiatan ini diakhiri dengan peninjauan sapi potong milik peternak, dan bimbingan teknis oleh Peneliti Lolitsapi yang hadir. Dalam acara yang diikuti 80 orang peternak di Kota Probolinggo, dihadiri pula oleh Peneliti Lolitsapi Drs. Lukman Affandhy, Dr. Yenni N A, Dr. Hartati, M Luthfi, M.P. Hadir pula mendampingi Sekretaris Lurah Miskadi.

Beberapa foto kegiatan :

 


ZONA INTEGRITAS

UGP
WBK
Play Pause

APLIKASI LOLIT SAPI POTONG

VISITORS COUNTER

TodayToday450
YesterdayYesterday416
This_WeekThis_Week1491
This_MonthThis_Month4940
All_DaysAll_Days33167

 


(by AWStats )

5173
View Pages
35302
Hits

Kunjungi media sosial kami :