Login to your account

Username *
Password *
Remember Me

Create an account

Fields marked with an asterisk (*) are required.
Name *
Username *
Password *
Verify password *
Email *
Verify email *
Captcha *
Reload Captcha

Madura, 07 - 09 juni 2021. Pulau madura termasuk salah satu penyumbang populasi sapi potong yang besar di Indonesia. Jenis sapi yang dipelihara sebagain besar adalah sapi madura. Manajemen pemeliharaan yang digunakan adalah metode tradisional.

Program swasembada daging sapi merupakan usaha menuju kemandirian pangan. Percepatan penambahan populasi bisa dilakukan dengan pemilihan manajemen yang tepat dan efisien. Bimbingan teknis sapi potong dilaksanakan di Kab. Sampang dan Kab. Sumenep dengan total peserta 300 orang. Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi dan memberikan contoh peternak agar memelihara sapi potong dengan cara yang efektif dan efisien. Salah satu teknologi yang dipakai adalah manajemen pemeliharaan kandang kelompok model Balitbangtan. Teknologi perkawinan untuk memaksimalkan reproduksi sapi induk dan pemilihan pakan untuk meningkatkan kualitas daging.

Kegiatan Bimtek ini merupakan kegiatan kerjasama Kementerian Pertanian dengan DPR RI yang diwakili oleh anggota komisi VI Slamet Ariyadi, S.Psi. Output dari kerjasama ini adalah tercapainya kegiatan pengembangan sapi madura sesuai dengan aspirasi yang diemban oleh wakil rakyat.

 

Grati, 27 Mei 2021. Sapi Pogasi Agrinak merupakan sapi PO hasil seleksi di kandang percobaan Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapi) selama belasan tahun. Kemampuan adaptasi dan reproduksi yang maksimal dengan lingkungan dan iklim di Indonesia menjadi keunggulannya.

Oleh karena itu perlunya diseminasi sapi Pogasi agar populasinya semakin bertambah. Selain sifat yang unggul dari sapi pogasi, manajemen pemeliharaan juga harus menggunakan kandang kelompok model litbangtan agar memudahkan peternak dalam memelihara sapi dalam jumlah yang banyak. Kandang kelompok model Litbangtan dapat meminimalkan biaya pekerja karena satu orang pekerja dapat merawat 10-100 ekor sapi.

Beberapa foto kegiatan.

 

Kondisi pemanasan global saat ini mempunyai dampak diberbagai sektor termasuk peternakan. Nilai kerugian ekonomi yang disebabkan oleh cekaman panas terhadap industri sapi potong cukup besar seperti yang telah dilaporkan oleh Brown-Brandl (2018) yaitu sebesar US$ 2.4 Milyar. Oleh karena itu, usaha untuk mengurangi dampak negatif dari cekaman panas terhadap produktivitas ternak sangat diperlukan. 

Pengurangan dampak cekaman panas dapat dilakukan melalui pemanfaatan ternak sapi lokal yang adaptif. Ternak sapi lokal memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap kondisi panas dan kelembapan tinggi dibandingkan bangsa sapi eropa (Sejian et al. 2018). Meskipun demikian, tingkat adaptasi dari sapi lokal juga akan berbeda-berbeda tergantung dari kondisi morfologi, respon selular dan molecular, respon metabolik, respon biokimia darah, respon neuro-endokrin, dan respon fisiologi termasuk kondisi di dalam rumen dan interaksinya dengan mikroba yang ada (Uyeno et al. 2010; Yadav et al. 2013; Sejian et al. 2018).

Pasuruan, 17 mei 2021. Sapi Pogasi merupakan sapi potong unggul yang sesuai dengan karakteristik iklim di Indonesia. Kemampuan adaptasi yang baik akan menghasilkan keuntungan dalam hal kemampuan reproduksi dan hasil dagingnya. Hal ini yang menjadi dasar perlunya diseminasi sapi Pogasi ke stakeholder agar dapat meningkatkan populasi sapi potong dan meningkatkan kesejahteraan peternak.

Kab. Pasuruan mempunyai program pengembangan sapi potong yang baik di tingkat kelompok ternak. Sehingga siap untuk dijadikan wilayah pengembangan sapi pogasi. Penajajakan dan verifikasi dilakukan oleh tim Loka Penelitian Sapi Potong untuk memastikan kesiapan dan kesanggupan kelompok ternak dalam memelihara sapi pogasi dan menerapkan manajemen pemeliharaan sapi potong yang efisien salah satunya dengan menggunakan kendang kelompok model Balitbangtan.

Beberapa Foto Kegiatan

Lampung, 24 april 2021. Sapi PO Grati Hasil Seleksi (Pogasi) merupakan sapi PO hasil seleksi selama beberapa tahun di Kandang Percobaan Loka Penelitian Sapi Potong. Sapi ini diharapkan akan menjadi sapi potong lokal unggul yang adaptif dengan iklim di Indonesia. Salah satu lokasi yang dipilih adalah provinsi Lampung melalui BPTP Lampung.

Proses awal adalah verifikasi penerima sapi Pogasi yaitu dari BPTP Lampung. Beberapa hal yang disyaratkan adalah penerapan manajemen pemeliharaan sapi potong yang sama dengan di kendang percobaan Loka Penelitian Sapi Potong. Salah satu teknologinya adalah kendang kelompok Balitbangtan. Salah satu keunggulan kandang model ini adalah efisiensi perkawinan yang nantinya induk akan beranak setiap tahun.

Beberapa foto kegiatan.

 

ZONA INTEGRITAS

https://www.pertanian.go.id/wbs/
https://lolitsapi.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/homepage/zona-integritas#
https://www.pertanian.go.id/wbs/
Play Pause

Site Maps

APLIKASI LOLIT SAPI POTONG

VISITORS COUNTER

TodayToday21
YesterdayYesterday73
This_WeekThis_Week21
This_MonthThis_Month1034
All_DaysAll_Days382856

 


(by AWStats )

266468
View Pages
2815511
Hits

Kunjungi media sosial kami :