Pendampingan Penetapan Rumpun Sapi Galekan

Plasma nutfah sapi lokal Indonesia adalah salah satu sumber daya ternak yang sangat penting dan merupakan modal dasar yang diperlukan dalam mengembangkan industri peternakan, serta merupakan sumber daya genetik yang diperlukan untuk meningkatkan populasi sapi potong. Selain itu, plasma nuftah ternak juga merupakan sumberdaya genetik tak ternilai dan berpotensi besar untuk dimanfaatkan menjadi sumber pembentukan bibit unggul yang adaptif terhadap kondisi lokal di Indonesia.
Upaya yang dilakukan oleh dinas peternakan Kabupaten Trenggalek adalah menyelamatkan plasma nutfah sapi Galekan di Trenggalek. Upaya tersebut didukung oleh pemerintah provinsi Jawa Timur untuk memperkaya ragam plasma nutfah ternak  khas Jawa Timur, dengan diajukannya proposal pelepasan rumpun/galur sapi Galekan oleh Bupati Trenggalek. Selanjutnya pengajuan tersebut mendapat tanggapan positif dari Dirjen  Perbibitan dan Produksi Ternak dengan datangnya surat undangan pemaparan proposal pelepasan rumpun/galur sapi Galekan kepada Bupati Trenggalek. Sapi Galekan adalah salah satu ternak lokal asli Kabupaten Trenggalek , yang merupakan hasil domestikasi persilangan antara Sapi PO, Sapi Madura dan Sapi Bali.
Berdasarkan kondisi tersebut dikaitkan dengan telah diterbitkannya Peraturan Menteri Pertanian No.19/Permentan/OT.140/2/2008 yang telah diperbaharui dengan Permentan 117/Permentan/SR.140/10/2014 tentang “Penetapan dan/atau Pelepasan Rumpun atau Galur Ternak/Hewan” (Departemen Pertanian, 2008; Kementerian Pertanian, 2014), maka Sapi Galekan diajukan untuk ditetapkan sebagai salah satu rumpun/galur ternak dengan nama “Sapi Galekan”. Dengan ditetapkan Sapi Galekan sebagai suatu rumpun/galur ternak, maka dari aspek hukum sudah mempunyai legalitas dan pemerintah bersama masyarakat akan berupaya untuk terus menjaga keberadaannya, melestarikan dan mengembangkan, sehingga akan lebih memberi manfaat bagi dunia peternakan khususnya di Kabupaten Trenggalek dan Indonesia pada umumnya. Tim Lolitsapi turut akitf menjadi tim pendamping penetapan rumpun sapi Galekan dengan menugaskan peneliti breeding dan reproduksi Dr. Peni Wahyu P.