FGD Pengembangan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Menindaklanjuti hasil kegiatan Temu Teknis Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan pada tanggal 12 – 15 Februari 2020, diperlukan konsolidasi di tingkat pimpinan yang mengampu kegiatan pengelolaan perpustakaan. Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Perpustakaan Pertanian Berbasis Inklusis Sosial.

FGD dilaksanakan di Lantai 2 Gedung B Museum Tanah dan Pertanian, Jl. Ir. H. Juanda No. 98 Bogor, Jawa Barat diikuti oleh perwakilan Kepala Bidang/Seksi Kerjasama/KSPHP/Jasa Penelitian/Pelayanan Pengkajian, atau bidang lain yang mengampu pengelolaan perpustakaan di instansi lingkup Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian pada Senin, 2 Maret 2020 pukul 13.00 – 19.00. FGD menghadirkan narasumber dari Perpustakaan Kemendikbud Chaidir Amir, S.Sos., M.A., dan Kabid Perpustakaan PUSTAKA Dr. Riko Bintari.

Hasil FGD : 1) Kerangka pikir pembangunan perpustakaan adalah literasi, inovasi dan kesejahteraan; 2) Langkah strategis perlu ditempuh yaitu dengan membentuk SDM berkualitas berbasis IoT, pemanfaatan big data dan penyediaan informasi, layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial dan penguatan kerjasama nasional dan internasional; 3) Perpustakaan memiliki fungsi pendidikan, penelitian, informasi, pelestarian dan rekreasi; 4) PUSTAKA melaunching POS Tani (PUSTAKA On the Spot) sebagai pusat promosi, memiliki konten fisik dan digital, berkolaborasi dengan pemangku kepentingan mengembangan rumah baca dan menyelenggarakan peltihan dan peningkatan kapasitas/keterampilan bagi masyarakat; 5) Perpustakaan di lingkungan Kementerian Pertanian sebagai perpustakaan khusus memiliki fungsi sebagai perpustakaan rujukan, pusat deposit dan pusat sumber belajar masyarakat di lingkungan lembaga induk; 6) Strategi mewujudkan perpustakaan berbasis inklusi sosial yaitu menyediakan fasilitas dan waktu yang ramah komunitas, mempermudah perizinan, komunikasi dengan komunitas (temu pemustaka, WAG), pelibatan komunitas dalam kegiatan perpustakaan dan menghadirkan tokoh/publik figur.

Kontributor : Frediansyah Firdaus