Login to your account

Username *
Password *
Remember Me

Create an account

Fields marked with an asterisk (*) are required.
Name *
Username *
Password *
Verify password *
Email *
Verify email *
Captcha *
Reload Captcha

Rembang, 31 maret 2021. 50 peternak binaan Dinas Pertanian dan Pangan hadir di Gedung Grha Agraria Dinas Pertanian dan Pangan Kab. Rembang. Para peternak sangat antusias untuk mengikuti bimbingan teknis Pemeliharaan Sapi Potong Secara Efisien dengan narasumber dari Loka Penelitian Sapi Potong.

Beberapa materi manajemen pemeliharaan sapi potong yang diberika diantaranya Budidaya Sapi Potong Secara Cerdas oleh Dr. Dicky Pamungkas, Karakteristik Spesifik dan Model Sederhana, Pembentukan Bibit Sapi PO/POGASI Skala Rakyat oleh Dr. Aryogi, Reproduksi Ternak dan Permasalahan Umum di Peternakan Rakyat dan Budidaya sapi potong dengan kandang kelompok oleh Tri Agus S, S.Pt. Selain sesi materi juga diberikan sesi diskusi untuk membahas permasalahan yang dihadapi peternak di lapang.

 

Lombok Timur (31/3) – Loka Penelitian Sapi Potong bekerjasama dengan BPTP NTB dan Dinas Peternakan Kab. Lombok Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis Budidaya Sapi Potong Secara Cerdas bertempat di Kelompok Tani Ternak Kebon Telaga, Pringgasela Timur, Pringgasela, Lombok Timur. Bimtek diikuti oleh 35 orang peternak dan dihadiri oleh Kepala Dinas Peternakan Lombok Timur, Kepala BPTP NTB, tim peneliti dan penyuluh.

Mayar SP., Koordinator TU Lolitsapi saat memberikan sambutan mengatakan bahwa Bimtek dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, inovasi dan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

M Sareh, Ketua KTT Kebon Telaga mengungkapkan bahwa kelompok ternak bisa berkembang dengan adanya sentuhan teknologi. Untuk itu, Bimtek yang diselenggarakan sangat baik untuk meningkatkan pengembangan usaha ternak pada kelompok tani ternak. “Perkembangan yang bisa dilihat pada kelompok tani ternak mulai dari sapi, perkandangan, pengelolaan kompos dan media tanam hasil dari ilmu dan pengetahuan yang diberikan,” ujarnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan drh. H. Achsan, M.SI.,  Hewan Lotim mengatakan bahwa kami menargetkan bahwa peternak dan petugas dinas di Lotim bisa sama-sama sejahtera. “Permasalahan yang harus dicarikan solusinya untuk meningkatkan kesejahteraan adalah dengan memberikan akses keuangan, meningkatkan akses teknologi, dan memperluas akses pemasaran,” ungkapnya.

Dr. Awaludin Hipi, Kepala BPTP NTB mengungkapkan bahwa NTB saat musim kemarau sulit mendapatkan pakan. Peternak harus memiliki kreativitas dalam menangani permasalahan pakan.

Kelompok tani ternak juga harus berjalanan dengan amanah. “Itulah yang akan membawa majunya kelompok tani. Sehingga kelompok penting untuk musyawarah bersama,” ujarnya.

Materi yang diberikan yaitu Usaha Penggemukan Sapi dengan Sistem KUR oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lotim, Inspirasi Usaha Sapi Potong yang Efisien oleh Ir. Mariyono, M.Si peneliti Lolitsapi, Penanganan Kesehatan dan Reproduksi Sapi oleh Drs. Lukman Affandhy peneliti Lolitsapi.

Usia sholat dzuhur, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan formula pakan murah untuk sapi dan kunjungan lapang dengan materi praktik penyapihan dan perkawinan, estimasi bobot badan dengan pita ukur dan timbangan, pengukuran skor kondisi tubuh, model perkandangan dan pakan serta media tanam dan kompos.

Tim Lolitsapi yang hadir diantaranya Koordinator TU Mayar, SP., Peneliti Ir. Mariyono, M.SI., Drs. Lukman Affandhy, Muchamad Luthfi, S.Pt., M.P., Frediansyah Firdaus, S.Pt., dan petugas administrasi Alfan dan Febrian Sukmawan.

Bojonegoro (25/3) – Loka Penelitian Sapi Potong bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Bojonegoro menyelenggarakan Bimbingan Teknis Diseminasi Inovasi Teknologi Budidaya Sapi Potong di Gedung Pertemuan Dinas Peternakan Perikanan Kab. Bojonegoro pada Kamis, 25 Maret 2021. Bimtek dibuka langsung Bupati Bojonegoro Dr. Hj. Anna secara virtual.

Anna Muawanah mengungkapkan bahwa penambahan populasi sapi potong menjadi konsen pemerintah dengan melaksankaan berbagai terobosan. “Pertama memberikan IB gratis bagi peternak,” ujarnya.

Terobosan selanjutnya yang dilakukan yaitu peningkatan kualitas indukan, program hulu hilir usaha sapi potong, inovasi menjual sistem karkas, mengendalikan pemotongan betina produktif dan menjaga plasma nutfah sapi Peranakan Ongole di Indonesia.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Bojonegoro Drh. Catur Rahayu, M.Si. mengatakan bahwa Bimtek dilaksanakan untuk mendukung program padat karya Badan Litbang Pertanian untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan semangat peternak sapi potong hasil inovasi Lolitsapi sehingga akan meningkatkan produktivitas usaha tani ternak.

“Diikuti oleh 70 orang terdiri dari semua kelompok budidaya sapi potong di wilayah sumber bibit, kelompok yang masuk Asosiasi Peternak Sapi PO Bojonegoro (KEPO BOJO),” ujarnya.

Bojonegoro wilayah sumber bibit sapi PO, menempati urutan kedua populasi sapi PO. Lolitsapi Grati sebagai Balitbangtan memiliki tugas menghasilkan inovasi bibit unggul sapi PO. “Diharapkan dengan adanya antara Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Bojonegoro dengan Lolitsapi akan bisa mengembangkan wilayah bibit sumber PO diwilayah lain, serta potensi plasma nutfah sapi PO sehingga menjadi sumber bibit skala nasional berstandar SNI sehingga dapat meningkatkan harga sapi PO,” jelasnya.

Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Bojonegoro telah melakukan uji performans, memfasilitas pembentukan wadah organisasi kelompok pembibit sapi PO, dan pembinaan kelompok untuk bisa mengembangkan mulai dari pembibitan hingga pasca panen.

Pemateri dalam Bimtek kali ini adalah Muchamad Luthfi, M.Si., Yeni Widyaningrum, M.Si., Alif Shabira Putri, S.Pt., Retno Widiyawati, S.Pt., dan Frediansyah Firdaus, S.Pt.

Materi yang diberikan yaitu Dukungan Teknologi Reproduksi pada Usaha Peternakan Sapi Potong, Dukungan Nutrisi dan Teknologi Pakan pada Usaha Peternakan Sapi Potong, Budidaya Legum Indigofera sebagai Tanaman Pakan Ternak Bernutrisi Tinggi, Manajemen Kesehatan Hewan.

Banyuwangi, 30 maret 2021. Kabupaten Banyuwangi merupakan sentra pengembangan sapi bali dan sapi rambon. Sapi rambon merupakan sapi lokal dengan karakteristik yang tahan dengan penyakit jembrana. Karakter sapi lokal adalah mempunyai ketahanan terhadap kondisi marginal dan adaptif dengan pakan kuakitas rendah.

Bimbingan teknis manajemen pemeliharaan sapi potong ini dilakukan untuk memberikan motivasi kepada peternak agar mempertahankan ciri khas sapi lokal yaitu sapi rambon serta meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan sehingga dapat meningkatkan keuntungan dari usaha budidaya sapi potong. Mayoritas mata pencaharian penduduk di Kabupaten Banyuwangi adalah sebagai petani dan usaha ternak sapi potong adalah bagian dari system usaha tani, demikian disampaikan Plt kabid budidaya ternak Bapak Abdurrozaq, S.Pt.

Peserta bimtek adalah peternak dengan jumlah 50 orang dengan materi 1) budidaya sapi potong di kabupaten Banyuwangi yang disampaikan oleh Abdurrazaq, S.Pt; 2) Sistem Pembibitan Sapi Potong yang Baik (Good Breeding Practice) oleh Dr Peni Wahyu Prihandini, Spt., MP; 3) Teknologi Pakan Mendukung Program Pengembangan Sapi Potong oleh Noor Hudhia Krishna, S.Pt., M.Si dan 4) Manajemen Reproduksi Sapi Potong disampaikan oleh Dr. Yenny Nur Anggraeny, S.Pt., MP.  

Wonorejo, Kab Pasuruan, 19 maret 2021. Telah dilakukan bimtek padat karya oleh lolitsapi di pondok pesantren al yasini dengan peserta 50 orang santri dan wali santri yang berminat dengan bidang peternakan .  Bimbingan teknis didampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu serta tim dari Lolitsapi.  Bimtek tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron.  Materi dalam kegiatan ini diberikan oleh ir. Maryono yang dikemas dengan cara diskusi interaktif dengan judul paparan “TEMUKAN INSPIRASI BUDIDAYA  SAPI   POTONG  SECARA  CERDAS”

Tingginya antusias santri dan wali santri dalam mengikuti acara bimbingan teknis ini diharapkan dapat menambah wawasan dalam pelaksanaan pemeliharaan sapi potong atau ternak lain kedepannya. Selain itu, kegiatan ini juga akan mendukung salah satu kargon Pemkab Pasuruan melalui program Pelasan (pelatihan santri).

Site Maps

APLIKASI LOLIT SAPI POTONG

VISITORS COUNTER

TodayToday21
YesterdayYesterday74
This_WeekThis_Week175
This_MonthThis_Month2124
All_DaysAll_Days390877

 


(by AWStats )

266468
View Pages
2815511
Hits

Kunjungi media sosial kami :