Login to your account

Username *
Password *
Remember Me

Create an account

Fields marked with an asterisk (*) are required.
Name *
Username *
Password *
Verify password *
Email *
Verify email *
Captcha *
Reload Captcha

Lombok Tengah - Mengawali target 3 juta ekor distribusi paket bantuan ayam kampung KUB pada beberapa lokasi sasaran (1000 desa), Tim Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapi) yang diwakili oleh Drs. Lukman Affandhy dan Hilmi Panca Fitriyadi, S.Pt melakukan verifikasi data Calon Penerima Calon Lokasi (CPCL) yang akan memperoleh bantuan program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja). Kegiatan ini berlangsung pada Senin - Jumat (2 - 6 Juli 2018) di tiga lokasi, yakni di Desa Marong, Desa Sukaraja, dan Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam realisasi pelaksanaannya, verifikasi kali ini bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, BPTP NTB, dan Koordinator Pusat dari BBLitvet, Dirjen PKH dan Pusat Penelitian Perkebunan (Puslitbun). Secara rinci, kegiatan dimulai dengan koordinasi dengan Sekda Kabupaten Lombok Tengah, bersama dengan perwakilan dari seluruh Kecamatan dan Desa calon penerima program Bekerja.

Rencana paket bantuan tidak hanya materi ternaknya, tapi infrastrukturnya juga seperti kandang, pakan, vaksin/obat-obatan dan pendampingan manajemen pemeliharaan. “Adapun bantuan yang rencananya akan diberikan adalah Ayam Kampung KUB Balitbangtan beserta Kandang dan Pakannya, serta ada pula tanaman hortikultura dan tanaman tahunan kelapa,” ujar Lukman Affandhy.

Sebelumnya, pada Selasa - Kamis (22 - 24 Mei 2018) tim Lolitsapi yang diwakili oleh Dr. Dicky Pamungkas, M.Sc dan Drs. Lukman Affandhy turut hadir mendampingi Menteri Pertanian A. Amran Sulaiman dalam mensukseskan program #Bekerja di beberapa lokasi di Jawa Timur. Lokasi tersebut diantaranya adalah Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Jember dan Kabupaten Lumajang.

Amran mengungkapkan bantuan dalam Program #Bekerja komoditasnya diarahkan berdasarkan keunggulan komparatif masing-masing daerah yang menghasilkan nilai ekonomis tinggi. Sasarannya difokuskan pada satu wilayah penduduk miskin yang dikelompokkan dalam 3 klaster. Setiap klaster, penduduk miskin berjumlah 5 hingga 10 ribu. Solusi jangka pendek dan menengahnya melalui bantuan sayur-sayuran dan bibit ayam petelur berumur dua bulan beserta kandang dan pakan.

“Untuk ayam, bantuan yang diberikan 50 ekor per rumah tangga prasejahtera. Saat usia enam bulan menghasilkan 50 butir per hari dengan masa produktif dua tahun. Sehingga pendapatan Rp 2 juta sampai Rp2,5 juta per bulan,” ungkap Amran.

Beberapa foto kegiatan.

  

Pasuruan – Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapi) melakukan kerjasama pengembangan bibit sapi potong dengan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK N) 5 Jember. Dalam hal ini, Kepala SMK N 5 Jember Sofyan Hadi Purwanto, SE, MT menerima sebanyak 7 (tujuh) ekor rumpun sapi Peranakan Ongole (PO) dengan rincian 1 (satu) ekor pejantan dan 6 (enam) ekor induk.

Adapun sapi kerjasama tersebut akan dipelihara dan dikembangkan di Kandang Kelompok SMK N 5 Jember dalam rangka mendukung program pembelajaran teknologi pembibitan sapi potong bagi siswa/i maupun guru SMK N 5 Jember.

Dr. Dicky Pamungkas, M.Sc selaku Kepala Lolitsapi mengungkapkan harapannya bahwa lewat kerjasama pengembangan bibit sapi potong ini dapat menjadi media edukasi bagi siswa/guru SMK N 5 Jember untuk lebih mengenal karakter usaha sapi potong secara nyata terkait dengan sistem agribisnis dan pengembangannya. “Semoga ini bisa bermanfaat, mari terus berkomunikasi. Apabila memerlukan bimbingan teknis, atau ada masalah kami siap membantu,” ujar Dikcy.

Senada dengan Dicky, Jauhari Efendy, S.Pt, M.Si selaku Petugas Jaslit mengatakan bahwa Lolitsapi akan terus memantau perkembangan sapi potong kerjasama tersebut. “Setahun dua kali akan kita lihat perkembangannya, kita monitoring terus,” ujar Jauhari. Dalam serah terima kerjasama pengembangan bibit sapi potong kali ini, turut mendampingi pula Kepala Kandang drh. Dicky M Dikman, dan guru bidang studi Ruminansia SMK N 5 Jember.

Dalam rangka mendukung Program Perbibitan Nasional tahun 2018, Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapi) akan melakukan penyebaran bibit sapi potong ke berbagai wilayah di Indonesia. Salah satu lokasi yang direncanakan menerima penyebaran bibit sapi potong adalah Kelompok Tani Ternak (KTT) Karya Mandiri yang merupakan KTT binaan Dinas Ketahaan Pangan Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah pada Rabu – Jum’at (30 Mei – 01 Juni 2018). Adapun petugas survey yang berangkat adalah Dr. Ir. Aryogi, MP dan Jauhari Efendy, S.Pt, M.Si.

Sebelum dilakukan penyerahan bibit, maka Lolitsapi melakukan survey terlebih dahulu kepada calon stakeholder dengan melihat potensi sumberdaya alam dan sumber daya manusia yang tersedia.

“Kegiatan ini terlaksana sebagai tindak lanjut permohonan bibit ternak sapi potong dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Palangkaraya dengan sasaran penerima adalah KTT Karya Mandiri,” ujar Dr. Aryogi.

Survey diawali dengan koordinasi bersama Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Tengah dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangkaraya. Aryogi mengungkapkan beberapa point hasil koordinasi, diataranya Lolitsapi telah menyiapkan 10 ekor sapi Peranakan Ongole (PO) dengan rincian 9 ekor induk sapid an 1 ekor pejantan. Sebelum pengiriman sapi dilakukan perlu dipersiapkan surat rekomendasi pemasukan ternak dari Provinsi Kalimantan Tengah.

Aryogi menambahkan KTT Karya Mandiri memiliki bidang usaha perkebunan kelapa sawit, hortikultura, dan peternakan sapi potong. Dari ketiga jenis usaha tersebut, peternakan sapi potong masih tergolong baru dengan manajemen teritegrasi dengan kelapa sawit dengan luas areal 120 ha, sehingga diharapkan mampu menjadi penopang ekonomi bagi anggotanya.

Adapun lokasi pengembangan perbanyakan bibit sapi potong dan perbaikan lahan sebagai area hijauan pakan ternak maupun padang penggembalaan dengan jumlah total area 70 ha. KTT Karya Mandiri saat ini memiliki 54 ekor sapi PO, 42 ekor sapi Bali, serta 4 ekor sapi Katingan yang merupakan sapi lokal Kalimantan Tengah. Sedangkan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh KTT Karya Mandiri adalah dua unit kandang masing-masing berkapasitas 80 ekor sapi dewasa, satu unit gudang pakan, dua unit chopper, dan dua unit kendaraan roda tiga pengangkut pakan.

Mempertimbangkan kondisi eksisting dan juga dukungan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangkaraya serta BPTP Kalimantan Tengah, maka secara teknis maupun non teknis KTT Karya Mandiri dinilai layak untuk mendapatkan bantuan sapi potong dari Lolitsapi.

Beberapa foto kegiatan :

 

Kemeriahan Halal bi Halal di Loka Penelitian Sapi Potong

Pasuruan – Suasana saling memaafkan di bulan yang fitri ini keluarga besar Loka Penelitian Sapi Potong menyelenggarakan kegiatan Halal bi Halal. Jumlah undangan yang hadir sekitar 300 orang, selain pegawai turut hadir pula keluarga dari pegawai Lolitsapi. Hadir pula beberapa undangan diantaranya dari Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo, Plt. Camat Grati, Muspika Kecamatan Grati, BPTP Jawa Timur, BBPP Batu, Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STPP) Malang, dan Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari. Adapun dalam acara ini, ditutup dengan acara Tausiah Agama oleh KH. Rohmat Romli dan saling bersalaman antar seluruh pegawai beserta keluarganya (Frediansyah Firdaus).

Dalam acara tersebut Dicky berpesan agar Halal Bihalal dapat menjadi momentum untuk bersemangat mengerjakan kembali tugas sebagai abdi negara dan masyarakat. “Kali ini, Idul Fitri yang luar biasa. Karena kita diberikan kesempatan untuk bersilaturahmi. Maka ini menjadi momentum kita untuk bersemangat mengerjakan tugas dalam kondisi yang prima,” ujar Dicky.

Selain Halal Bihalal, dalam acara ini berlangsung pula penyerahan SK Purnatugas bagi tiga orang pegawai Lolitsapi yang diserahkan langsung oleh Kepala Lolitsapi. Mereka yang pensiun adalah Sumarto, Marsandi dan Fadil. “Memasuki era purna tugas, saya mengapresiasi pengorbanan yang telah diberikan untuk mengabdi pada bangsa dan negara,” kata Dicky.

Hadir KH. Rohmat Romli  sebagai penceramah dalam acara yang dihadiri oleh 300 pegawai beserta keluarganya di Grha Andini, Loka Penelitian Sapi Potong. Adapun kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 21 Juni 2018. Rohmat Romli menyatakan bahwa makna sesungguhnya Halal Bihalal adalah mengakhiri perselisihan antar orang agar saling merelakan kesalahan yang diperbuat supaya rukun. “Kerukunan ini timbul dengan adanya ta’arofu (saling mengenal), ta’awanu (saling tolong menolong), ikhlas, dan kejujuran,” terang KH. Rohmat Romli.

Selain rukun di tempat kerja, KH. Rohmat Romli juga mengajak untuk rukun dirumah untuk mendukung kekondusifan suasana kerja. “Suami supaya bisa menyenangkan pada istrinya. Loman (tidak pelit) pada istrinya dan ketiga suami supaya memiliki akhlak mulya. Sedangkan istri supaya menjadi istri yang sholihah, yakni istri yang pandai bersyukur dan pintar menjaga rahasia rumah tangga,” ujar KH. Rohmat Romli. Selain Tausiah Agama, dalam acara Halal Bihalal ini berlangsung pula penyerahan SK Purna Tugas kepada tiga orang pegawai, yakni untuk Sumarto, Marsandi dan Fadil. 

Beberapa foto kegiatan.

   

Gowa – Sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan anggara, Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapi) melaksanakan studi banding guna meningkatkan pemahaman implementasi Sistem Pengendalian Internal (SPI). Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Kab. Gowa, Sulawesi Selatan menjadi lokasi studi banding yang berlangsung pada Selasa - Kamis (24 - 25/3) dengan anggota tim yang berangkat adalah Ir. Ainur Rasyid, Jauhari Efedy, S.Pt, M.Si dan Rindi Maulida Hanik.

“Adapun tujuan kami berangkat adalah untuk belajar dan menambah wawasan terhadap pelaksanaan Satlak PI yang dilakukan di BBPP Batangkaluku, mengingat BBPP Batangkaluku selalu mendapat penghargaan dalam pelaksanaan pengendalian internal,” ujar Ir. Ainur Rasyid.

SPI merupakan salah satu fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran pemerintah terhadap pelaksanaan kegiatan penelitian, diseminasi maupun manajemen. Didalamnya terdapat rencana, metoda, prosedur dan kebijakan yang didesain oleh manajemen untuk memberikan jaminan yang memadai atas tercapainya efisiensi dan efektivitas operasional, kehandalan pelaporan keuangan, pengamanan terhadap aset, ketaatan/kepatuhan terhadap undang-undang, kebijakan dan peraturan lain. “SPI terdiri dari 5 (lima) unsur yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi dan pengawasan,” ungkap Ainur Rasyid. Kelima unsur tersebut  terkait satu dengan yang lainnya, sehingga dapat memberikan kinerja sistem yang terintegrasi yang dapat merespon perubahan kondisi secara dinamis.

Lolitsapi merupakan salah satu lembaga Badan Litbang pemerintah yang setiap aktivitasnya menggunakan anggaran dari APBN. “Dengan demikian maka fungsi pengawasan internal perlu diintensifkan secara maksimal guna mencegah penyalahgunaan anggaran,” ujar Jauhari. 

Beberapa hal yang dapat menjadi pembelajaran dari hasil studi banding adalah Satlak PI BBPP Batangkaluku telah memiliki Ruang Sekretariat yang didalamnya menyimpan dokumen SPI, SOP ditambah instruksi kerja serta laporan kegiatan pelatihan. Sehingga segala dokumen dapat tersusun rapi dan sekaligus dapat berfungsi sebagai ruang pertemuan bagi tim SPI. Di BBPP Gowa, register risiko disusun oleh tim SPI dengan mengacu pada SOP dan instruksi kerja yang sudah dibuat oleh masing-masing bidang.  Dari sisi penilaian SPI, tim BBPP Gowa tidak melakukan penilaian secara rutin misalnya per triwulan atau semester, tetapi secara tidak langsung tim Satlak PI sudah melakukan penilaian setiap bulan berdasarkan laporan bulanan yang diberikan oleh masing-masing bidang. Terakhir, sebagai bentuk laporan tim Satlak PI diminta oleh Badan SDMP untuk mengisi form penilaian yang didalamnya meliputi lima unsur SPI disamping laporan tahunan (FF/Lolitsapi).

Site Maps

APLIKASI LOLIT SAPI POTONG

VISITORS COUNTER

TodayToday58
YesterdayYesterday77
This_WeekThis_Week362
This_MonthThis_Month1265
All_DaysAll_Days390018

 


(by AWStats )

266468
View Pages
2815511
Hits

Kunjungi media sosial kami :