Login to your account

Username *
Password *
Remember Me

Create an account

Fields marked with an asterisk (*) are required.
Name *
Username *
Password *
Verify password *
Email *
Verify email *
Captcha *
Reload Captcha

Awal tahun 2017 Loka Penelitian Sapi Potong mendapatkan suntikan semangat untuk lebih meningkatkan kinerjanya melalui Piagam Penghargaan Abdibaktitani sebagai unit kerja pelayanan berprestasi madya atas upaya meningkatkan pelayanan kepada publik.  Acara seremonial ini dilakukan di BPTP Jawa Timur bersamaan dengan kegiatan Sosialisasi Road Map Reformasi Birokrasi dan Penerapan Budaya Pelayanan Prima. Piagam diserahkan oleh Bapak Dr. Edi Husen mewakili Sekretaris Badan Litbang Pertanian dan diterima langsung oleh Kepala Loka Penelitian Sapi Potong Dr. Ir. Dicky Pamungkas, M.Sc.

Piagam ini merupakan perwujudan bahwa Loka Penelitian Sapi Potong selain melakukan kegiatan penelitian juga mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Selain itu Loka Penelitian Sapi Potong juga telah menetapkan Standar Pelayanan Publik dalam rangka memberikan jaminan pelayanan maksimal kepada masyarakat untuk mendapatkan data dan informasi inovasi teknologi sapi potong.

 

Kebutuhan pasokan daging sapi potong dalam negeri  yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun   memerlukan  peningkatan  populasi dan produktikvitas sapi potong dalam negeri sehingga  kebutuhannya dapat terpenuhi. Beberapa  kendala yang dihadapi pengembangan peternakan sapi potong di Indonesia antara lain adalah minimnya pengusaha besar yang  bergerak dalam usaha pembibitan sapi potong, manajemen pemeliharaan di tingkat peternak yang masih tradisional, dan kurangnya minat generasi muda  untuk mengembangkan usaha peternakan.

Loka Penelitian Sapi Potong merupakan institusi yang berada  di bawah Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan – Badan Litbang Pertanian  Kementerian Pertanian,  yang  mempunyai tugas dan fungsi  melakukan penelitian  sapi potong untuk menghasilkan teknologi pemeliharaan sapi potong yang efisien. Kegiatan penelitian ini meliputi bidang nutrisi dan pakan ternak, reproduksi ternak, pemuliaan, dan sumber daya genetik sapi potong. Tupoksi yang demikian itu menuntut Loka Penelitian Sapi Potong untuk terus berinovasi dalam melakukan kegiatan penelitian setiap tahunnya.  

Untuk melakukan kegiatan penelitian secara berkesinambungan, perencanaan kegiatan   penelitian yang akan datang (2018) perlu segera disusun yang dijabarkan dalam bentuk matrik kegiatan yang meliputi  kegiatan penelitian, diseminasi dan manajemen. Agar seluruh kegiatan yang akan  dapat terakomodir  secara menyeluruh, dilakukan rapat koordinasi penyusunan matrik  melibatkan seluruh  peneliti, kelompok peneliti,  kepala bagian tata usaha, pelayanan teknis, dan jasa penelitian. Beberapa kegiatan yang diusulkan tahun 2018 sebanyak 4 judul kegiatan (RPTP), 3 judul Diseminasi (RDHP) dan  2 kegiatan manajemen (RKTM). 

Adapun judul kegiatan penelitian (RPTP)  yang  diusulkan  tahun 2018 antara lain :

  1. Pemantapan Rumpun dan Penglepasan Galur Baru Sapi Potong Lokal  (5 kegiatan):

(Pembentukan Galur Baru Sapi PO Agrinak, Standar Nutrien Galur  Sapi PO Agrinak. Pembentukan Rumpun Sapi Silangan PO x Bali, Identifikasi penanda genetik spesifik pengontrol sifat kualitas daging dan karkas sapi Bali. Pengaruh gen-gen yang berhubungan dengan pertumbuhan terhadap produktivitas sapi Madura)

  1. Pelestarian dan Pemanfaatan Sumber Daya Genetik Sapi Lokal
  2. Peningkatan Efisiensi Reproduksi dalam Mendukung Usaha Pembentukan Bibit Unggul :
  3. Peningkatan kualitas daging sapi lokal melalui manipulasi pakan
  4. Identifikasi waktu ovulasi melalui perkembangan folikel dan Anti Mullerian Hormone (AMH)  pada sapi potong
  5. Diagnosa Kebuntingan Dini dengan Kit Imunodotbloting pada Sapi Induk bunting
  6. Pakan Ramah Lingkungan untuk Optimalisasi Pertumbuhan dan Kualitas daging dan Sapi Potong :
  7. Suplementasi Sumber Nitrogen  Terikat Dinding Sel
  8. Pakan Imbuhan Penurun Metan dan Pencerna Serat
  9. Pakan high density nutrient.
  10. Peningkatan kualitas daging sapi lokal melalui manipulasi pakan

Selain kegiatan penelitian juga dilakukan kegiatan diseminasi untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan melalui dua kegiatan, yaitu :

  1. Pendampingan Sistem Integrasi Tani Ternak (SITT)
  2. Pengelolaan dan Pemanfaatan Bibit Sumber Sapi Potong
  3. Pengembangan Bio Industri berbasis sapi potong Mendukung Bioenergi berkelanjutan

Kegiatan Manajemen (RKTM)  meliputi :

  1. Layanan Manajemen Litbang Pertanian
  2. Penyusunan Program dan Anggaran
  3. Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi
  4. Sistem Pengendalian Internal
  5. Operasional dan Pemeliharaan Kandang-Kebun
  6. Operasional dan Pemeliharaan Laboratorium-ISO 17025
  7. Pengelolaan Ketatausahaan dan Rumah Tangga Perkantoran
  8. Manajemen Kerjasama Pendayagunaan Hasil, Jasa Penelitian
  9. Pendampingan, Koordinasi, Bimbingan dan Dukungan Teknologi UPSUS Daging,  TSP, TTP, dan Komoditas Utama Kementan

Grati, 23 Desember 2016. Kegiatan penelitian yang dilakukan oleh Loka Penelitian Sapi Potong adalah tentang sapi potong lokal Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan efisiensi dan efektifitas dalam usaha pembibitan dan pengembangan sapi potong. Selain itu hal lain yang diteliti adalah berkaitan dengan faktor pendukung seperti kandang, kualitas hijauan pakan ternak dan pengolahan limbahnya.

Kegiatan diseminasi hasil penelitian terus dilakukan oleh Loka Penelitian Sapi Potong. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan melakukan kerjasama dengan akademisi di seluruh Indonesia. Pada hari Jum’at 23 Desember 2016 dengan semangat untuk terus mengembangkan kegiatan pendidikan di Indoneisa Loka Penelitian Sapi Potong menjalin kerjasama dengan Politeknik Pertanian dan Peternakan Mapena Tuban untuk kegiatan penelitian sapi potong.

Penandatangan ini sendiri dilakukan oleh Kepala Loka Penelitian Sapi Potong dan Direktur Politeknik Pertanian dan Peternakan Mapena Tuban. Selain itu tim dari Poltana Tuban juga melakukan kunjungan ke Laboratorium Pakan dan Nutrisi Lolitsapi. Hal ini bertujuan untuk usaha pengembangan Lab. Yang sejenis di Poltana karena Lab. Lolitsapi sudah mendapatkan akreditasi ISO 17025.

Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapi) disamping melakukan kegiatan kerjasama dengan kelompok tani-ternak (KTT) juga dengan akademisi; salah satunya dengan Fak. Peternakan Universitas Islam Malang (Unisma). Kerjasama Lolitsapi dengan Fak. Peternakan Unisma dimulai pada tahun 2015 melalui penandatangana MoU untuk kegiatan penelitian dan pengembangan mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi yang kemudian diperluas dengan kerjasama pengembangan bibit sapi potong pada tahun 2016. Kerjasama ini diwujudkan dengan penyerahan 10 ekor sapi PO (terdiri atas 1 ekor pejantan dan 9 ekor betina) yang selanjutnya dikelola oleh Fakultas Peternakan Unisma. Manajemenn pemeliharaan yang dikembangkan merupakan replikasi pola pemeliharaan yang diterapkan di Lolitsapi yaitu pembibitan sapi potong menggunakan kandang kelompok “Model Litbangtan”.

Dalam rangka menjaga kontinyuitas atau keberlanjutan kerjasama pengembangan bibit sapi PO tersebut, maka Lolitsapi berkewajiban melakukan monitoring atau pemantauan terhadap sapi-sapi yang dikerjasamakan tersebut. Hasil monitoring menunjukkan bahwa sapi PO aset Lolitsapi dipelihara di kandang kelompok “Model Litbangtan” yang dilengkapi dengan bank pakan berisi jerami padi sesuai potensi wilayah setempat. Dinamika populasi sapi PO telah terdapat kelahiran sebanyak dua ekor pedet jantan dan betina masing-masing berumur 3,5 bulan dan 4 bulan. Hasil pemeriksaan kebuntingan secara palpasi rektal menunjukkan bahwa dari terdapat 5 ekor yang bunting dan 3 ekor negatif (2 ekor diantaranya sedang laktasi).

Diharapkan dengan kegiatan kerjasama ini dapat meningkatkan kinerja proses belajar mengajar terutama aktivitas praktikum ternak ruminansia besar bagi mahasiswa dan/atau dosen Fak. Peternakan Unisma. Disamping itu adanya kerjasama penelitian ini dapat dijadikan sebagai media diseminasi Badan Litbang Pertanian bagi para akademisi terkait dengan keunggulan sistem pembibitan menggunakan kandang kelompok “Model Litbangtan”. 

 

Boyolali, 28-10 Oktober 2016. Hari pangan sedunia merupakan suatu agenda untuk mempublikasikan teknologi pertanian dan peternakan dari lembaga penelitian yang ada di seluruh Indonesia. Tujuan dari semua teknologi adalah sama yaitu meningkatkan hasil pertanian, peternakan dan perikanan Indonesia untuk menuju swasembada pangan.

Lolitsapi yang merupakan instansi penelitian sapi potong yang mempunyai mandat melakukan penelitian sapi potong dari berbagai aspek turut serta untuk mempublikasikan teknologi yang telah dihasilkan.Beberapa teknologi yang ditampilkan seperti manajemen pemeliharaan sapi potong yang efektif menggunakan kandang kelompok model litbangtan, Teknologi pemilihan pakan yang tepat untuk penggemukan sapi potong, dan beberpa sumber daya genetik sapi potong yang ada di Indonesia. 

Aplikasi teknologi sapi potong yang dihasilkan ini bertujuan untuk mendukung program swasembada pangan yang sedang digalakkan oleh Kementerian Pertanian. Beberapa sapi potong lokal yang ditampilkan dalam gelar teknologi di HPS 2016 ini adalah sapi potong khas Jawa Tengah yang didatangkan oleh Dispet Prov. Jawa Tengah. Beberapa jenis sapi potong lokal yang dipamerkan adalah sapi PO Kebumen dan Sapi Sragen (Sasra).

 

Site Maps

APLIKASI LOLIT SAPI POTONG

VISITORS COUNTER

TodayToday61
YesterdayYesterday77
This_WeekThis_Week437
This_MonthThis_Month1617
All_DaysAll_Days399439

 


(by AWStats )

266468
View Pages
2815511
Hits

Kunjungi media sosial kami :