Login to your account

Username *
Password *
Remember Me

Create an account

Fields marked with an asterisk (*) are required.
Name *
Username *
Password *
Verify password *
Email *
Verify email *
Captcha *
Reload Captcha

BPTP Provinsi Bangka Belitung menyelenggarakan temu tugas bagi peneliti dan penyuluh Balitbangtan serta penyuluh daerah se Prov. Bangka Belitung di BPTP Bangka Belitung pada tanggal 24 Januari 2020 dalam rangka mendukung program nasional KOSTRATANI. Hadir Direktur Irigasi Kementan, Kepala BB Standarisasi Badan Karantina Pertanian Kementan, Kepala Dinas Pertanian Prov. Bangka Belitung, Kepala Karantina Pertanian Kelas II Pangkalpinang.

Kegiatan ini dilaksanakan guna lebih meningkat kan koordinasi dan sinergi program antara kegiatan Kementan dengan Daerah dalam upaya memantapkan rencana pelaksanaan kegiatan pengembangan komoditas strategis Kementan, serta penderasan hilirisasi inovasi teknologi pertanian dalam hal pendampingan kegiatan dan penguatan kelembagaan ekonomi petani.

Lolitsapi diwakili Peneliti Madya Dr. Aryogi menyampaikan “Teknologi Pembibitan Sapi Potong untuk Mendukung Pengembangan Sapi Berbasis Potensi Sumberdaya Lokal”. Topik ini berisi materi tentang bagaimana membentuk dan memilih bibit sapi dan sapi bibit yang tepat;  mengidentifikasi, mengolah dan memanfaatkan bahan-bahan pakan potensial di Babel serta cara menyusunnya menjadi pakan sapi; perkandangan yang tepat sehingga ekonomis biaya, tenaga dan waktu; kontrol kesehatan yang praktis pada sapi; serta pengelolaan reproduksi sapi sehingga dapat beranak setiap tahun.

Hasil diskusi paparan teknologi sapi potong yaitu sumberdaya alam prov. Kepulauan Bangka Belitung sangat potensial mendukung usaha pengembangan komoditas sapi potong, baik pada usaha pembibitan maupun penggemukan. Masih diperlukan beberapa upaya pemanfaatan dan perbaikan terhadap potensi SDA maupun SDM nya. Diperlukan penderasan (pengenalan dan penerapan) inovasi teknologi budidaya pembibit an dan penggemukan sapi potong, baik di hilir maupun di hulu, yang telah dihasilkan Balitbangtan.

Kontributor : Aryogi

Editor : Frediansyah Firdaus

Peneliti Lolitsapi drh. Dicky M DIkman, M.Phill mengikuti rapat koordinasi pengendalian penyakit hewan menular dan Kesmavet dengan peserta sejumlah 100 orang dari perwakilan instansi-instansi dibawah Kementerian Pertanian meliputi Ditjen Peternakan, Badan Karantina dan Badan Litbang serta instansi diluar Kementan meliputi Dinas Peternakan dan Hewan dari Kab/Kota dan Provinsi wilayah kerja BBVET Wates. Acara berlangsung di Hotel Indoluxe Yogyakarta, tanggal 4-6 Februari 2020.

Rakor membahas akurasi data peternakan (populasi ternak, lokasi ternak dan status kesehatan ternak), monitoring penyakit African Swine Fever (ASF), mitigasi risiko masuknya penyakit ASF, pengendalian penyakit zoonotik, pengendalian wabah PHM serta pengawasan dan surveilans unit usaha yang telah mendapatkan sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV).

Kontributor : Dicky M Dikman

Editor : Frediansyah Firdaus

Grati, Senin 24 Februari 2020 tim SIKOMANDAN BPTP Jateng mengunjungi Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapi) untuk mempelajari beberapa teknologi sapi potong yang sudah dihasilkan dan selanjutkan akan didesiminasikan di BPTP JATENG. Pada kesempatan itu tim peneliti dan teknisi yang hadir di Lolitsapi sebanyak 3 orang dengan penanggungjawab kegiatan adalah Ir. Budi Utomo, M.P.

Beberapa teknologi yang rencananya akan didesiminasikan adalah Tes Kit Kebuntingan, Formulasi Pakan Murah, dan suplemen herbal “Hermix” untuk mengatasi gangguan hipofungsi ovari pada induk sapi betina. Narasumber dari kegiatan ini adalah penanggungjawab teknologi tersebut, yaitu M. Lutfi, S.Pt., MP, Dr. Yenny Nur Anggraeni, S.Pt., MP dan Drs. Lukman Affandy S.  Pemanfaatan teknologi hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Lolitsapi oleh BPTP ini sangat bagus sekali sehingga hasil penelitian yang tersebut bisa langsung dirasakan oleh peternak.

Puslitbangnak mengadakan konsinyasi tim evaluasi dengan agenda penyusunan SKP dan PK, rencana target, sasaran dan indikator RPJMN 2020-2024, target dan rancangan implementasi program utama Balitbangtan 2020-2024, kompilasi laporan dan evidence LAKIN lingkup Puslitbangnak  pada Senin - Rabu, 6 - 8 Januari 2020 di Puslitbangnak, Bogor, Jawa Barat.

Kapuslitbangnak Dr. Atien Priyanti menjelaskan bahwa SKP bulanan tidak hanya berdasarkan aspek kuantitas, tapi juga kualitas. Target kerja tahunan dan bulanan untuk aspek kualitas adalah 100%. “Aktivitas harian wajib diisi oleh pegawai paling lambat 3 (tiga) hari kalender setelah tanggal 14 dan hari terakhir setiap bulannya,” ujar Atien. Pejabat penilai memberikan penilaian kualitas berdasarkan bukti realisasi capaian kuantitas kegiatan tugas jabatan pegawai. Pejabat penilai dapat dibantu oleh tim verifikasi yang dibentuk oleh pimpinan unit kerja dengan tugas melaksanakan verifikasi capaian kuantitas dan memberikan rekomendasi kualitas atas capaian kuantitas kegiatan tugas jabatan pejabat fungsional. Realisasi kerja SKP dilakukan pada aplikasi e-personal. E-personal merupakan pintu pengelolaan data administrasi kepegawaian. Konten yang tersedia adalah data kinerja, pengelolaan data kehadiran, updating data pegawai, dan inbok.

Kapuslitbangnak juga menyampaikan rencana target, sasaran dan indikator RPJMN 2020-2024. Sesuai dengan Visi Kementerian Pertanian yaitu “Terwujudnya Kesejahteraan Petani dengan Peningkatan Ketahanan Pangan dan Daya Saing Pertanian”, maka peta strategis Kementerian Pertanian tahun 2020-2024 bertujuan untuk mencapai peningkatan kesejateraan ekonomi petani.

Cascading (pendelegasian) sasaran kinerja secara teknis pada tingkat Kapuslitbangnak ialah termanfaatkannya teknologi  dan inovasi peternakan, dengan penjabaran sasaran aktivitas sebagai berikut: termanfaatkannya teknologi dan inovasi veteriner, termanfaatkannya teknologi dan inovasi ternak, termaanfatkannya teknologi dan inovasi sapi potong, dan termanfaatkannya teknologi dan inovasi kambing potong. Sedangkan di bidang manajemen mempunyai sasaran terwujudnya birokrasi yang efektif dan efisien, serta berorientasi pada layanan prima.

Kontributor : Peni Wahyu, Mozart dan Rukmini

Editor : Frediansyah Firdaus

 

Menindaklanjuti Keputusan Menteri Pertanian RI No: 84/Kpts/OT.050/M/01/2020 tentang Tim Supervisi dan Pendampingan Pelaksanaan Program dan Kegiatan Utama Kementerian Pertanian tgl 30 Januari 2020; Ditjen PKH selaku penanggung jawab/Supervisi Pendampingan Jawa Timur, menyelenggarakan rakor tingkat provinsi dimana Puslitbang Peternakan mendapat tugas sebagai penanggung jawab di 4 (empat) Kabupaten di Jatim, yakni: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Rakor dihadiri oleh kurang lebih 100 orang dari Dinas yang membidangi Pertanian/Peternakan atau Ketahanan Pangan. Terkait dengan program dan kegiatan Utama Kementan telah disampaikan materi kegiatan, yang intinya adalah implementasi dan sinergisme kegiatan: Kostratani, Agriculture War Room (AWR), Gedor Horti, ProPakTani, SiKomandan, Gratieks, Family Farming, Pertanian Masuk Sekolah, Pemberdayaan Petani Milenial, Penyiapan Pelayanan Infrastruktur, dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Narasumber (1) Ditjen PKH, (2) Biro Perencanaan, (3) BPPSDMP, (4) Ditjen Tanaman Pangan, (5) Ditjen Hortikultura, (6) Ditjen Perkebunan, dan (7) Badan Ketahanan Pangan.

Target dari sinsergisme masing-masing program antara lain: (1) setiap kabupaten  mengalami peningkatan produksi tanaman horti/pangan/perkebunan/peternakan minimal 7% (kecuali padi 12%), (2) peningkatan 3 kali ekspor untuk komoditas tertentu, (3) KUR terealisasikan untuk semua komoditas dan sarprasnya.

Telah dilakukan koordinasi melalui pertemuan kecil yang dihadiri wakil dari masing-masing Dinas Kabupaten  yang membidangi Pertanian dan Peternakan (Drh. Zulfa/Sumenep, Ir. Bambang/Kadis Pamekasan, Drh. Agustin/Sampang, dan Drh. Havid/Kadispet Bangkalan, dan Ir. Edy Suharto/Bangkalan). Hadir Kepala Dr. Ir. Dicky Pamungkas, M.Sc (FF).

Site Maps

APLIKASI LOLIT SAPI POTONG

VISITORS COUNTER

TodayToday60
YesterdayYesterday77
This_WeekThis_Week436
This_MonthThis_Month1616
All_DaysAll_Days399438

 


(by AWStats )

266468
View Pages
2815511
Hits

Kunjungi media sosial kami :