Login to your account

Username *
Password *
Remember Me

Create an account

Fields marked with an asterisk (*) are required.
Name *
Username *
Password *
Verify password *
Email *
Verify email *
Captcha *
Reload Captcha

Grati, 11 Januari 2018. Sapi potong mempunyai beragam jenis yang tersebar di seluruh dunia. Setiap jenis mempunyai keunggulan dan kekurangan menyesuaikan lokasi habitat asal sapi tersebut. Di Indonesia sendiri mempunyai beberapa jenis sapi potong yang tersebar mulai dari sabang sampai merauke. Populasi terbesar yang ada di Indonesia adalah jenis sapi PO, Bali, dan Madura.

Loka Penelitian Sapi Potong bekerja sama dengan Balai Embrio Ternak Cipelang dan BBIB Singosari untuk penelitian pengembangkan sapi potong impor jenis Belgian Blue (BB) melalui teknologi transfer embrio dan inseminasi buatan. Langkah awal yang dilakukan adalah proses seleksi sapi resipien kemudian dilanjutkan dengan transfer embrio dimana embrio sapi belgian blue dikembangkan di dalam rahim induk sapi PO terpilih. Selain itu juga akan dilakukan pengembangan sapi BB melalui inseminasi buatan terhadap induk-induk sapi PO yang terpilih. Kriteria pemilihan Induk Sapi PO adalah mempunyai performan reproduksi yang lebih baik dari induk sapi PO lainnya dan sapi PO dianggap yang paling sesuai sebagai resipien embrio sapi BB dibandingkan dengan induk sapi Bali ataupun induk sapi Madura.

 Beberapa foto kegiatan :

 

 

 

 

Selasa, 14 November 2017. Kelahiran sapi merupakan hal yang biasa dalam usaha pembibitan sapi potong. Selain kelahiran juga ada kejadian perkawinan, penyakit dan kematian. Tetapi fenomena langka terjadi di kandang percobaan Lolitsapi yaitu kelahiran sapi kembar dari induk sapi bali. Hal ini merupakan yang pertama kalinya terjadi di Lolitsapi. Bobot badan induk  yang belahirkan adalah 284 kg dengan usia sekitar 5 tahun, bobot badan pedet jantan 11 kg, dan pedet betina 10 kg. Sapi induk bali ini sudah beranak satu kali sebelumnya tetapi tidak kembar.

Kelahiran sapi kembar alami dipengaruhi adanya sifat genetik dari sapi induk tersebut. Selain itu juga ditunjang dengan faktor lain seperti  kecukupan nutrisi saat perkawinan dan bunting. Faktor nutrisi induk pasca melahirkan akan terus dijaga karena adanya sifat alami dari sapi bali yang mempunyai jumlah susu yang sedikit. Sehingga agar kondisi anak tetap sehat diperlukan tambahan nutrisi dari susu baik dari induknya sendiri maupun dari indu yang lain.

Site Maps

APLIKASI LOLIT SAPI POTONG

VISITORS COUNTER

TodayToday10
YesterdayYesterday78
This_WeekThis_Week88
This_MonthThis_Month1365
All_DaysAll_Days392380

 


(by AWStats )

266468
View Pages
2815511
Hits

Kunjungi media sosial kami :