Login to your account

Username *
Password *
Remember Me

Create an account

Fields marked with an asterisk (*) are required.
Name *
Username *
Password *
Verify password *
Email *
Verify email *
Captcha *
Reload Captcha

Grati, 18-19 September 2017. Loka Penelitian Sapi Potong mendapatkan suntikan semangat untuk terus berjuang dalam mengemban tugas penelitian dalam rangka mengembangkan potensi dan mutu genetik sapi potong di Indonesia. Semangat itu datang dari Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan Dr. Atien Priyanti yang melakukan kunjungan ke Lolitsapi. Kedatangan Kapuslitbangnak ke Lolitsapi bersama dengan Direktur Utama (Dirut) PT. Karunia Alam Sentosa Abadi (KASA) Lampung yaitu Bapak Ir. Didiek Purwanto, M.Si. yang bergerak dalam usaha penggemukan sapi potong (feedloter).

 Bapak Didiek Purwanto sengaja dihadirkan ke Lolitsapi agar dapat memberikan masukan sekaligusmenyempurnakan desain salah satu unit kandang percobaan di Lolitsapi yang akan direnovasi pada tahun 2018 mendatang. Salah satu harapan dan keinginan Kapuslitbangnak agar kandang percobaan di Lolitsapi dilengkapi dengan coral working  guna memudahkan manajemen sebagaimana yang ada di PT. KASA. 

  Selain terkait infrastruktur dan program penelitian, Kapuslitbangnak juga memberikan pengarahan dan motivasi kepada seluruh pegawai Lolitsapi baik yang berstatus PNS maupun tenaga harian lepas (THL) atau tenaga kontrak. Beliau menyampaikan bahwa seluruh pegawai di lingkup Balitbangtan harus mematuhi segala peraturan yang telah ditetapkan. Beberapa peraturan tersebut diantaranya tentang kedisiplinan yang telah dikeluarkan oleh Kementerian PAN-RB. Peraturan kepegawaian yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian juga harus diterapkan karena terkait dengan tanggung jawab dan tupoksi pegawai dalam pelaksanaan tugas harian. Salah satu kewajiban yang harus dilakukan khususnya oleh PNS di Lolitsapi adalah mengisi e-personal, i-kinerja, dan SAKIP. Dukungan dari kepala bagian dan kepegawaian kepada seluruh pegawai juga perlu dilakukan karena terkait dengan penggunaan teknologi informasi dalam pengisian aplikasi tersebut.


 

23-26 Agustus 2017. Sebanyak delapan mahasiswa S2 dan dosen program studi ilmu peternakan Universitas Nusa Cendana Kupang  mengunjungi Loka Penelitian Sapi Potong. Tujuan para mahasiswa tersebut adalah untuk memperdalam ilmu peternakan yang selama ini mereka pelajari secara teori di bangku kuliah. Latar belakang mahasiswa S2 ini cukup beragam seperti dari dosen muda, pegawai pemerintah, peneliti, dan wiraswasta.

Selama di Lolitsapi para mahasiswa mendapatkan materi tentang manajemen pemeliharaan sapi potong, kesehatan dan reproduksi sapi potong, nutrisi pakan ternak, kunjungan ke kandang dan kebun percobaan lolitsapi. Diharapkan nantinya selain mendapatkan materi para mahasiswa juga mendapatkan praktek langsung tentang manajemen pemeliharaan sapi potong yang efektif dan efisien. Sehingga nantinya dapat menjadi referensi untuk pengembangan sapi potong di wilayah indonesia timur dan menjadi bahan untuk mengerjakan tugas akhir program pasca sarjana.

Foto Kegiatan:

Kelompok tani ternak, gapoktan, kelompok wanita tani, serta petugas pendamping/ penyuluh pertanian lapang berprestasi melakukan kegiatan study banding ke Loka Penelitian Sapi Potong. Hal ini berkaitan dengan pentignya  informasi terkait manajemen pemeliharaan sapi potong yang efisien bagi kelompok tani ternak yang dibina oleh dinas pertanian kab. Buleleng.

Tamu diterima oleh Pak Jauhari Efendy, S.Pt., M.Si beliau memberikan informasi terkait Loka Penelitian Sapi Potong dan memberikan materi tentang profil Lolitsapi. Selain materi para tamu juga berkunjung ke kandang percobaan untuk mengamati secara langsung manajemen pemeliharaan sapi potong.  Para tamu berkeliling ke gudang pakan, kandang individu, kandang beranak dan kandang kelompok model litbangtan.  Bersama Pak Ir. Ainur Rasyid dan Dadang Karnadi yang menjadi narasumber selama para tamu berada di kandang percobaan. Para tamu cukup tertarik dengan manajemen kandang kelompok yang ada di Lolitsapi dan mempunyai keinginan untuk diaplikasikan dalam model pemeliharaan bersama kelompok tani di daerah. Untuk melengkapi referensi informasi manajemen sapi potong di Lolitsapi maka para tamu juga diberikan lefleat tentang teknologi yang ada di Lolitsapi.

 Beberapa foto kegiatan:

{gallery} /Berita/2018/berita/dinasbuleleng-15-06-2017{/gallery}

Grati, 27 Juli 2017. Sebanyak 55 orang peternak sapi potong yang terdiri dari perangkat desa dan Dinas terkait mengunjungi Loka Penelitian Sapi Potong. Tujuan dari para peternak tersebut tidak lain adalah untuk menambah ilmu dan sharing informasi tentang manajemen sapi potong dan teknologi terkini untuk meningkatkan efisiensi pemeliharaan sapi potong. Bukan karena kebetulan Loka Penelitian Sapi Potong dipilih sebagai tempat study banding para peternak desa Jerukgulung karena komoditas yang dipelihara para tamu juga sapi potong lokal yaitu sapi PO.

Para tamu diterima oleh kepala Lolitsapi Dr. Ir. Dicky Pamungkas, M.Sc dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa secara garis besar model pemeliharaan sapi potong terbagi dalam dua jenis yaitu pembibitan dan penggemukan. Model pembibitan memiliki tujuan utama untuk perbanyakan atau menghasilkan pedet sedangkan penggemukan bertujuan untuk mendapatkan profit dalam jangka waktu yang lebih pendek. Setelah sambutan para tamu dipersilahkan untuk berkunjung ke kandang percobaan bersama kepala kandang Sugiyane Mahaputra, S.Pd. 

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi tentang sapi potong di ruang pertemuan Bos sondaicus bersama peneliti Jauhari Efendy, S.Pt, MP dan Pritha Kartika S, S.Pt. Beberapa pertanyaan yang diajukan oleh para tamu cukup menarik untuk dibahas. Salah satunya adalah tentang cara penggemukan sapi potong yang menguntungkan yaitu dengan memanfaatkan potensi pakan yang murah disekitar peternak dan pemilihan bakalan yang tepat. Selain itu manajemen pemeliharaan sapi potong yang tepat dan efisien agar kandang tidak berbau, kawin tepat waktu dan menjaga kesehatan ternak adalah kunci untuk kesuksesan dalam memelihara sapi potong.

Foto Kegiatan:

 

Grati, 31 Maret 2017. Upaya Khusus Semua Induk Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) merupakan program besar Kementerian Pertanian dalam rangka meningkatkan populasi sapi di Indonesia. Seluruh Instansi terkait di bawah Kementerian Pertanian memberikan peran aktif untuk mensukseskan program ini. Selain itu tim dari akademisi seperti perguruan tinggi juga memberikan dukungan terhadap program ini yaitu menjadipengawal program UPSUS SIWAB agar berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

Sebelum turun langsung ke lapang sebanyak 150 orang yang terdiri atas mahasiswa/wi dan dosen Fak. Peternakan dari empat perguruan tinggi negeri (UB Malang, Unhas Makasar, UNUD Bali dan Unila Lampung) melakukan Trainning of Trainners (TOT). Pada hari terakhir pelatihan para peserta berkunjung ke Loka Penelitian Sapi Potong untuk melaksanakan kunjungan dan praktek secara langsung. Sebelum praktek para peserta diberikan materi tentang profil Lolitsapi oleh Pak Jauhari Efendy, S.Pt., M.Si. 

Materi TOT adalah teknik pengukuran skor kondisi tubuh (SKT) pada sapi induk. Para mahasiawa/wi tsb akan dilatih sebagai tenaga pendamping Program Penguatan Pakan Induk Sapi Potong di 9 lokasi; diantaranya di Prov. Jatim, Jateng, Lampung, Sulsel dan Bali. Sebagai narasumber dalam pelatihan tersebut adalah Dr. Daud Sumawesa dosen Fak. Peternakan dan Pertanian Undip Semarang, sedangkan materi yang digunakan 5 ekor sapi Bali yang mewakili SKT 1-5.

Foto Kegiatan:

Site Maps

APLIKASI LOLIT SAPI POTONG

VISITORS COUNTER

TodayToday12
YesterdayYesterday78
This_WeekThis_Week90
This_MonthThis_Month1367
All_DaysAll_Days392382

 


(by AWStats )

266468
View Pages
2815511
Hits

Kunjungi media sosial kami :